6 Perusahaan Masuk Bursa Pekan Ini, Ada SMIL hingga JATI

Sabtu, 13 Mei 2023 - 17:00 WIB
loading...
6 Perusahaan Masuk Bursa...
Enam perusahaan tercatat di bursa pekan ini. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 8 hingga 12 Mei 2023, kedatangan 6 perusahaan tercatat baru dan 4 di antaranya melantai pada Senin (8/5). Berikut daftarnya.

1. TYRE

TYRE merupakan perusahaan tercatat ke-35 di BEI pada tahun 2023. TYRE bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan subsektor Automobiles & Components. TYRE bergerak pada industri Auto Components dan subindustri Tires.

2. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH)

DOOH resmi mencatatkan saham dan waran pada Papan Pengembangan BEI. DOOH menjadi perusahaan tercatat ke-36 di BEI pada tahun 2023. DOOH bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan subsektor Media & Entertainment. DOOH bergerak pada industri Media dan subindustri Advertising.

3. PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI)

Masih pada hari yang sama, saham dan waran. JATI resmi tercatat pada Papan Pengembangan BEI. JATI menjadi perusahaan tercatat ke-37 di BEI pada tahun 2023. JATI bergerak pada sektor Technology dengan subsektor Software & IT Services, sedangkan industri dan subindustri JATI adalah Online Applications & Services.

4. PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM)

RAAM resmi mencatatkan saham pada Papan Utama BEI. RAAM menjadi perusahaan tercatat ke-38 di BEI pada tahun 2023. RAAM bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dan subsektor Media & Entertainment, industri dan subindustri Entertainment & Movie Production.

5. PT MPX Logistics International Tbk (MPXL)

Pada Selasa (9/5), saham serta waran MPXL resmi tercatat pada Papan Pengembangan BEI. MPXL menjadi perusahaan tercatat ke-39 di BEI pada tahun 2023. MPXL bergerak pada sektor Transportation & Logistic dengan subsektor Logistics & Deliveries. MPXL bergerak pada industri dan subindustri Logistics & Deliveries.

6. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)

SMIL resmi melantai di Bursa pada Jumat (12/5), dan tercatat pada urutan ke-40 BEI pada tahun 2023. SMIL bergerak pada sektor Industrials dengan subsektor Industrial Goods. SMIL bergerak pada industri Machinery dan subindustri Construction Machinery & Heavy Vehicles.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved