Upaya Mengoptimalkan Implementasi Aspek K3 Secara Tepat
Sabtu, 13 Mei 2023 - 19:01 WIB
loading...
Pupuk Kaltim menjadi rujukan Inalum untuk menerapkan aspek K3. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Komitmen implementasi aspek keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) yang diterapkan PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) di lingkup bisnis perusahaan, menjadi rujukan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). BUMN pertambangan itu ingin mendorong optimalisasi K3 melalui benchmarking health, safety and environment (HSE) seperti di Pupuk Kaltim.
Baca juga: Kemenaker Minta Industri Smelter Jadi Contoh Penerapan K3
SVP Power Plant Support and Administration Inalum Daniel Jimmy P Hutauruk mengungkapkan benchmarking, langkah ini dalam upaya meningkatkan kualitas dan implementasi aspek K3, agar ke depan aktivitas bisnis perusahaan yang bergerak di bidang produksi aluminium primer ini mampu berjalan lebih optimal.
Pupuk Kaltim sengaja dipilih sebagai sasaran benchmarking, melihat rekam jejak di industri manufaktur yang memiliki kesamaan proses dengan Inalum, sehingga bisa menjadi rujukan yang sesuai dalam mendukung aktivitas bisnis secara berkelanjutan.
"Melalui benchmarking ini kami ingin bertukar wawasan terkait implementasi K3 di Pupuk Kaltim, agar Inalum juga bisa meningkatkan kualitas K3 dalam aktivitas bisnis perusahaan," ujar Daniel, dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/5/2023).
Menurut Daniel, penerapan aspek K3 yang diterapkan Inalum hingga saat ini masih banyak kelemahan dan butuh berbagai improvement dalam mendorong transformasi bisnis secara signifikan. Terlebih di tengah tantangan industri strategis untuk langkah ekspansi hingga satu juta ton pada 2030, Inalum membutuhkan fondasi K3 yang jauh lebih kuat dan maksimal, agar ke depan realisasi bisnis mampu tercapai sesuai target yang ditetapkan.
Baca juga: Kemenaker Minta Industri Smelter Jadi Contoh Penerapan K3
SVP Power Plant Support and Administration Inalum Daniel Jimmy P Hutauruk mengungkapkan benchmarking, langkah ini dalam upaya meningkatkan kualitas dan implementasi aspek K3, agar ke depan aktivitas bisnis perusahaan yang bergerak di bidang produksi aluminium primer ini mampu berjalan lebih optimal.
Pupuk Kaltim sengaja dipilih sebagai sasaran benchmarking, melihat rekam jejak di industri manufaktur yang memiliki kesamaan proses dengan Inalum, sehingga bisa menjadi rujukan yang sesuai dalam mendukung aktivitas bisnis secara berkelanjutan.
"Melalui benchmarking ini kami ingin bertukar wawasan terkait implementasi K3 di Pupuk Kaltim, agar Inalum juga bisa meningkatkan kualitas K3 dalam aktivitas bisnis perusahaan," ujar Daniel, dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/5/2023).
Menurut Daniel, penerapan aspek K3 yang diterapkan Inalum hingga saat ini masih banyak kelemahan dan butuh berbagai improvement dalam mendorong transformasi bisnis secara signifikan. Terlebih di tengah tantangan industri strategis untuk langkah ekspansi hingga satu juta ton pada 2030, Inalum membutuhkan fondasi K3 yang jauh lebih kuat dan maksimal, agar ke depan realisasi bisnis mampu tercapai sesuai target yang ditetapkan.
Lihat Juga :