42 Perusahaan Antre IPO di Bursa, 13 Calon Emiten Asetnya Lampaui Rp250 M
Senin, 15 Mei 2023 - 13:32 WIB
loading...
Perusahaan yang akan mencatatkan saham perdana di bursa terus bertambah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan yang akan mencatatkan saham perdana di bursa terus bertambah. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, hingga 12 Mei 2023 sebanyak 42 perusahaan sudah masuk dalam pipeline pencatatan saham .
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyebut dari jumlah tersebut, 13 di antaranya merupakan perusahaan besar. "13 perusahaan aset skala besar, di atas Rp250 miliar," ungkapnya kepada media, dikutip Senin (15/5/2023).
Dia melanjutkan, sebanyak 26 perusahaan merupakan aset skala menengah, antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Adapun sisa 3 calon emiten memiliki skala kecil di bawah Rp50 miliar.
Baca juga: RI Jadi Pemegang Saham Terbesar IsDB, Sri Mulyani: Dorong Ekonomi Umat Muslim
Secara sektoral, mayoritas perusahaan berasal dari konsumer siklikal sebanyak 7 perusahaan, disusul 5 masing-masing dari sektor bahan baku, properti, dan non-siklikal.
Sektor teknologi dan industri masing-masing diwakili oleh 4 perusahaan. Selanjutnya 3 berada di setiap sektor infrastruktur dan transportasi, kemudian 2 dari keuangan, dan 1 dari kesehatan.
Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Saham Sarana Mitra Luas (SMIL) Sentuh ARA
Sementara itu, merujuk data hingga 15 Mei 2023, realisasi IPO di BEI telah mencapai 40 perusahaan dengan dana yang dihimpun mencapai Rp32,7 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyebut dari jumlah tersebut, 13 di antaranya merupakan perusahaan besar. "13 perusahaan aset skala besar, di atas Rp250 miliar," ungkapnya kepada media, dikutip Senin (15/5/2023).
Dia melanjutkan, sebanyak 26 perusahaan merupakan aset skala menengah, antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Adapun sisa 3 calon emiten memiliki skala kecil di bawah Rp50 miliar.
Baca juga: RI Jadi Pemegang Saham Terbesar IsDB, Sri Mulyani: Dorong Ekonomi Umat Muslim
Secara sektoral, mayoritas perusahaan berasal dari konsumer siklikal sebanyak 7 perusahaan, disusul 5 masing-masing dari sektor bahan baku, properti, dan non-siklikal.
Sektor teknologi dan industri masing-masing diwakili oleh 4 perusahaan. Selanjutnya 3 berada di setiap sektor infrastruktur dan transportasi, kemudian 2 dari keuangan, dan 1 dari kesehatan.
Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Saham Sarana Mitra Luas (SMIL) Sentuh ARA
Sementara itu, merujuk data hingga 15 Mei 2023, realisasi IPO di BEI telah mencapai 40 perusahaan dengan dana yang dihimpun mencapai Rp32,7 triliun.
(ind)
Lihat Juga :