China Kurangi Pembelian Batu Bara, Ekspor RI April 2023 Anjlok 17,62%
Senin, 15 Mei 2023 - 14:58 WIB
loading...
Nilai ekspor Indonesia pada April 2023 mencapai USD19,29 miliar, angka ini mengalami penurunan 17,62%. Adapun negara penyumbang perlambatan ekspor ini salah satunya dari China. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nilai ekspor Indonesia pada April 2023 mencapai USD19,29 miliar, angka ini mengalami penurunan 17,62% dibanding ekspor Maret 2023. Adapun negara penyumbang perlambatan ekspor ini salah satunya dari China .
Baca Juga: Ekspor China ke Rusia Meroket 153,1 Persen, Nilainya Tembus Rp140,6 Triliun
Seperti diketahui bersama, China menjadi pangsa pasar terbesar Indonesia yakni sebesar USD4,62 miliar. Namun di sisi lain negara ini juga mencatatkan penurunan yang paling besar.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, Imam Machdi mengatakan, hal itu disebabkan karena China tengah menerapkan zero emission, sehingga eksportasi batu bara nya dikurangi.
"Kita lihat bahwa total ekspor pada April ini memang mengalami penurunan salah satunya untuk negara China selain disebabkan oleh perlambatan dari ekonomi China mungkin kita juga bisa meninjau ekonomi mereka yang antara lain untuk bisa menerapkan zero emisi. Sehingga kebijakan tersebut tentu saja akan mempengaruhi kinerja ataupun kebutuhan batubara di Tiongkok. Sehingga kinerja ekspor khususnya batu bara ke Tiongkok mengalami penurunan," terang Imam usai menerangkan rilis BPS di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Baca Juga: Ekspor China ke Rusia Meroket 153,1 Persen, Nilainya Tembus Rp140,6 Triliun
Seperti diketahui bersama, China menjadi pangsa pasar terbesar Indonesia yakni sebesar USD4,62 miliar. Namun di sisi lain negara ini juga mencatatkan penurunan yang paling besar.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, Imam Machdi mengatakan, hal itu disebabkan karena China tengah menerapkan zero emission, sehingga eksportasi batu bara nya dikurangi.
"Kita lihat bahwa total ekspor pada April ini memang mengalami penurunan salah satunya untuk negara China selain disebabkan oleh perlambatan dari ekonomi China mungkin kita juga bisa meninjau ekonomi mereka yang antara lain untuk bisa menerapkan zero emisi. Sehingga kebijakan tersebut tentu saja akan mempengaruhi kinerja ataupun kebutuhan batubara di Tiongkok. Sehingga kinerja ekspor khususnya batu bara ke Tiongkok mengalami penurunan," terang Imam usai menerangkan rilis BPS di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Lihat Juga :