Kolaborasi Apindo dengan AII Momentum untuk Komersialkan Hasil Riset
Selasa, 16 Mei 2023 - 20:47 WIB
loading...
Kolaborasi Apindo dengan AII akan mendorong komersialisasi hasil riset. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kolaborasi Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) dengan Asosiasi Inventor Indonesia (AII) akan menjadi momentum buat pengusaha yang ingin mengomersialisasi hasil riset . Pasalnya, sebelumnya upaya itu kerap terkendala hak paten hasil riset.
Baca juga: Pengusaha: Hindari Kerugian Ekonomi, Jangan Ada Lagi Pembatasan Truk Angkutan
"Pemerintah sebenarnya memberi tax deduction bagi industri yang ingin komersialisasi hasil riset, tetapi dengan syarat harus sudah paten. Inilah yang jadi kendala," kata Ketua Umum Apindo Hariyadi BS Sukamdani dalam webinar bertajuk "Sosialisasi Invensi Layak Komersialisasi dari GRS BPDPKS" yang digelar hibrida dari Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Hariyadi pun mengaku senang bisa berkolaborasi dengan AII karena semua anggotanya adalah inventor yang telah memiliki paten. Jadi jika dunia usaha ingin mengembangkan teknologi, sudah bisa mengetahui paten risetnya lewat AII.
"Jadi, kita gak mulai penelitian dari bawah," tambahnya.
Ia mengakui banyak pengusaha yang lebih suka membeli teknologi dari luar negeri karena lebih praktis ketimbang memulai sendiri. Meski mereka tahu, cara seperti itu tidak bagus untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Tanah Air.
Baca juga: Pengusaha: Hindari Kerugian Ekonomi, Jangan Ada Lagi Pembatasan Truk Angkutan
"Pemerintah sebenarnya memberi tax deduction bagi industri yang ingin komersialisasi hasil riset, tetapi dengan syarat harus sudah paten. Inilah yang jadi kendala," kata Ketua Umum Apindo Hariyadi BS Sukamdani dalam webinar bertajuk "Sosialisasi Invensi Layak Komersialisasi dari GRS BPDPKS" yang digelar hibrida dari Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Hariyadi pun mengaku senang bisa berkolaborasi dengan AII karena semua anggotanya adalah inventor yang telah memiliki paten. Jadi jika dunia usaha ingin mengembangkan teknologi, sudah bisa mengetahui paten risetnya lewat AII.
"Jadi, kita gak mulai penelitian dari bawah," tambahnya.
Ia mengakui banyak pengusaha yang lebih suka membeli teknologi dari luar negeri karena lebih praktis ketimbang memulai sendiri. Meski mereka tahu, cara seperti itu tidak bagus untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Tanah Air.
Lihat Juga :