Krisis Ekonomi Bukan Hal Baru Bagi Indonesia, Stafsus Menteri BUMN: Sudah Pernah
Rabu, 22 Juli 2020 - 22:43 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau kita bandingkan dengan Covid-19. Perbedaan yang mencolok disini adalah, tiga krisis sebelumnya dipengaruhi perbankan, currency dan ekonomi. Dan yang sekarang terjadi adalah krisis dari sektor kesehatan. Kalau lihat trennya yang sekarang itu menyerupai 2008, apakah akan sedalam itu atau tidak ini tidak bisa terjawab," katanya.
(Baca Juga: Apakah Indonesia Akan Menderita Kayak Singapura, Faisal Basri: InsyaAllah Tidak )
Ikhsan melanjutkan, rontoknya ekonomi kali ini tidak hanya berdampak pada ekonomi saja tetapi juga menjalar kepada sektor sosial. Di mana, dalam kurun waktu 4 bulan sejak adanya pandemi di Indonesia membuat pengangguran dan kemiskinan meningkat.
"Impactnya sebelum Covid-19, pertumbuhan ekonomi diprediksi bisa 5,3 persen. Kalau sekarang masih awal proyeksinya, kalau nggak negatif saja sudah bagus. Ada sosial impact yaitu kemiskinan mengalami kenaikan dan punya impact ke pengangguran," tandasnya.
(Baca Juga: Apakah Indonesia Akan Menderita Kayak Singapura, Faisal Basri: InsyaAllah Tidak )
Ikhsan melanjutkan, rontoknya ekonomi kali ini tidak hanya berdampak pada ekonomi saja tetapi juga menjalar kepada sektor sosial. Di mana, dalam kurun waktu 4 bulan sejak adanya pandemi di Indonesia membuat pengangguran dan kemiskinan meningkat.
"Impactnya sebelum Covid-19, pertumbuhan ekonomi diprediksi bisa 5,3 persen. Kalau sekarang masih awal proyeksinya, kalau nggak negatif saja sudah bagus. Ada sosial impact yaitu kemiskinan mengalami kenaikan dan punya impact ke pengangguran," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :