Masalah Bank Bukan Likuiditas, tapi Perlambatan Kredit

Rabu, 22 Juli 2020 - 23:53 WIB
loading...
Masalah Bank Bukan Likuiditas,...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, menahan laju bisnis perbankan nasional. Penyaluran kredit dinilai terhambat akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Makro Ekonomi Muhammad Ikhsan mengatakan, permasalahan perbankan bukanlah mengenai likuiditas, melainkan tentang pertumbuhan kredit yang melambat. Menurutnya, pemulihan kredit bank baru akan berlangsung pada akhir 2020 atau awal 2021.

“Kondisi bank masih aman. Permasalahan justru bukan di likuiditas melainkan pertumbuhan kreditnya. Kita lihat proses pemulihan yang pertama adalah kesehatan, kedua perlindungan sosial. Lalu pada akhir 2020-2021 kita melihat dampaknya pada bisnis kredit perbankan dan ini perlu restrukturisasi,” kata Ikhsan saat diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Maybank Indonesia di Jakarta, Rabu (22/7/2020). ( Baca juga:OJK Mengungkap, Pandemi Gerus Kinerja Keuangan Sejumlah Emiten )

Dia melanjutkan beberapa segmen penyaluran kredit yang terdampak akibat pandemi di antaranya kredit ke sektor korporasi, SME, mikro serta retail. Meskipun begitu, saat ini pemerintah telah mengambil langkah cepat dan strategis dalam memberikan stimulus ke dunia usaha maupun sektor jasa keuangan.

"Kita pun sudah menempatkan dana pemerintah Rp35 Triliun untuk pemulihan ekonomi," jelasnya.

Dia menambahkan situasi kali ini tidak hanya berdampak pada ekonomi saja, tetapi juga menjalar kepada sektor sosial. Dalam kurun waktu empat bulan sejak adanya pandemi di Indonesia pengangguran dan kemiskinan meningkat.

"Ada social impact, yaitu kemiskinan mengalami kenaikan dan punya impact ke pengangguran," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Perpanjangan Dana Rp200...
Perpanjangan Dana Rp200 Triliun ke Himbara Redakan Rebutan Likuiditas, Ekonom Ungkap Efeknya
Sumitronomics dan Stimulus...
Sumitronomics dan Stimulus Rp200 Triliun: Bisakah Indonesia Tumbuh 8%?
Harmonisasi Kebijakan...
Harmonisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
Tersangka Mantan Dirut...
Tersangka Mantan Dirut Sritex Iwan Kurniawan Cairkan Kredit Bank Pakai Invoice Fiktif
Rekomendasi
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Berita Terkini
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved