CIMB Niaga Dorong Masyarakat Gunakan Scan QRIS OCTO Mobile
Kamis, 23 Juli 2020 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Ke depan, bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia ini berharap dapat terus menambah kemitraan dengan merchant lainnya, sehingga nasabah semakin mudah bertransaksi.
Selain melalui merchant, nasabah juga dapat memanfaatkan Scan QRIS OCTO Mobile untuk membeli beragam produk seperti soft drink, snack, serta produk kesehatan termasuk masker, hand sanitizer, vitamin, hingga alat rapid test pada OCTO Vending Machine yang tersebar di perkantoran, mall, kampus, rumah sakit, dan bandara.
Khusus pengguna OCTO Mobile, saat ini CIMB Niaga memberikan diskon 50% dengan maksimal potongan Rp5.000 untuk pembelian pertama produk-produk tersebut per harinya.
Dengan semakin tersebarnya merchant yang menyediakan QRIS CIMB Niaga termasuk di daerah wisata seperti Bali, Manado, Jakarta, dan sejumlah bandara internasional, hal ini semakin memudahkan para wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk bertransaksi memenuhi berbagai kebutuhan selama berada di daerah wisata tersebut. "Dengan demikian, inisiatif ini dapat mendukung pengembangan industri pariwisata di Indonesia," katanya.
Selain melalui merchant, nasabah juga dapat memanfaatkan Scan QRIS OCTO Mobile untuk membeli beragam produk seperti soft drink, snack, serta produk kesehatan termasuk masker, hand sanitizer, vitamin, hingga alat rapid test pada OCTO Vending Machine yang tersebar di perkantoran, mall, kampus, rumah sakit, dan bandara.
Khusus pengguna OCTO Mobile, saat ini CIMB Niaga memberikan diskon 50% dengan maksimal potongan Rp5.000 untuk pembelian pertama produk-produk tersebut per harinya.
Dengan semakin tersebarnya merchant yang menyediakan QRIS CIMB Niaga termasuk di daerah wisata seperti Bali, Manado, Jakarta, dan sejumlah bandara internasional, hal ini semakin memudahkan para wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk bertransaksi memenuhi berbagai kebutuhan selama berada di daerah wisata tersebut. "Dengan demikian, inisiatif ini dapat mendukung pengembangan industri pariwisata di Indonesia," katanya.
(ind)
Lihat Juga :