Hati-hati, Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Dialiri Listrik Tegangan Tinggi
Jum'at, 19 Mei 2023 - 10:41 WIB
loading...
Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung mulai dialiri listrik tegangan tinggi. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menginformasikan Overhead Catenary System (OCS) atau listrik aliran atas Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai dialiri daya listrik pada Kamis (18/5) malam. Adapun seluruh jaringan OCS KCJB telah dialiri listrik dengan tegangan 27,5 kV (kilovolt).
"Ini menandakan bahwa masyarakat harus berhati-hati jika beraktivitas di sekitar jalur KCJB karena dapat tersengat listrik tegangan tinggi," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry melalui siaran pers, di Jakarta, Jumat (19/5/2023).
Dia menjelaskan, empat substation traksi telah dialiri listrik dengan tegangan 27,5 kV yang artinya penyaluran daya listrik melalui listrik aliran atas KCJB sudah dimulai. Adapun total panjang kabel kontak OCS tersebut ialah 384,6 kilometer (km), yang terpasang pada jalur KCJB sepanjang 142,3 km.
Baca Juga: Banyak Tenant, Stasiun Kereta Cepat Tegalluar Mirip Terminal 3 Bandara Soetta
Dia mengatakan sebelum dialirkan ke OCS, seluruh komponen, jaringan, dan sistem kelistrikan telah dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Setelah dinyatakan siap, listrik dapat dialirkan ke OCS. KCIC menyebutkan penyaluran listrik untuk OCS tersebut menandakan tegangan tinggi dari jaringan listrik lokal sepanjang jalur KCJB, diubah melalui substation traksi menjadi arus AC frekuensi industri satu fasa 27,5 kV, yang kemudian disalurkan ke jaringan OCS di atas jalur kereta untuk memberikan energi pada KCJB.
Seluruh sistem yang dibangun telah sesuai dengan standar internasional sehingga memiliki kualitas yang baik, umur pakai yang panjang, hingga keamanan yang dapat diandalkan.
Berbagai langkah, prosedur, dan penanganan kondisi darurat telah disiapkan untuk menjamin keamanan seluruh sistem kelistrikan KCJB. Dengan dialirkannya listrik kepada OCS, hal ini juga menandakan bahwa tahapan-tahapan awal Tes Commissioning berjalan lancar.
"Ini menandakan bahwa masyarakat harus berhati-hati jika beraktivitas di sekitar jalur KCJB karena dapat tersengat listrik tegangan tinggi," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry melalui siaran pers, di Jakarta, Jumat (19/5/2023).
Dia menjelaskan, empat substation traksi telah dialiri listrik dengan tegangan 27,5 kV yang artinya penyaluran daya listrik melalui listrik aliran atas KCJB sudah dimulai. Adapun total panjang kabel kontak OCS tersebut ialah 384,6 kilometer (km), yang terpasang pada jalur KCJB sepanjang 142,3 km.
Baca Juga: Banyak Tenant, Stasiun Kereta Cepat Tegalluar Mirip Terminal 3 Bandara Soetta
Dia mengatakan sebelum dialirkan ke OCS, seluruh komponen, jaringan, dan sistem kelistrikan telah dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Setelah dinyatakan siap, listrik dapat dialirkan ke OCS. KCIC menyebutkan penyaluran listrik untuk OCS tersebut menandakan tegangan tinggi dari jaringan listrik lokal sepanjang jalur KCJB, diubah melalui substation traksi menjadi arus AC frekuensi industri satu fasa 27,5 kV, yang kemudian disalurkan ke jaringan OCS di atas jalur kereta untuk memberikan energi pada KCJB.
Seluruh sistem yang dibangun telah sesuai dengan standar internasional sehingga memiliki kualitas yang baik, umur pakai yang panjang, hingga keamanan yang dapat diandalkan.
Berbagai langkah, prosedur, dan penanganan kondisi darurat telah disiapkan untuk menjamin keamanan seluruh sistem kelistrikan KCJB. Dengan dialirkannya listrik kepada OCS, hal ini juga menandakan bahwa tahapan-tahapan awal Tes Commissioning berjalan lancar.
Lihat Juga :