Kuartal III Jadi Penentu Nasib, Jokowi: Jika Tak Membaik Akan Sulit Kita

Kamis, 23 Juli 2020 - 11:17 WIB
loading...
Kuartal III Jadi Penentu...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan pentingnya langkah cepat di tiga bulan ini untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di kuartal III mendatang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan pentingnya langkah cepat di tiga bulan ini untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di kuartal III mendatang. Pasalnya di kuartal II ini kemungkinan Indonesia akan minus hingga 5%. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat realisasi program relaksasi kepada koperasi dan UKM.

(Baca Juga: Siap Siaga, Badai Resesi Tidak Lama Lagi Segera Tiba di Indonesia )

“Saya juga sudah perintah cepat berikan yang namanya relaksasi. Berikan yang namanya restrukturisasi kepada UKM, kepada koperasi secepat-cepatnya agar tidak kena imbas dari pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat,” katanya di Istana Negara, Kamis (23/7/2020).

Dia berharap langkah tersebut dapat mengungkit ekonomi Indonesia di kuartal III. Pasalnya jika tidak juga membaik di kuartal tersebut kondisi kemungkinan akan semakin sulit.

(Baca Juga: Jokowi Telepon Bank Dunia hingga OECD, Sebut Proyeksi Ekonomi Tiap Hari Berubah )

“Oleh sebab itu kita berharap di kuartal III ini kita sudah harus naik lagi. Kalau enggak, enggak ngerti saya betapa akan sulit kita,” ungkapnya.

Jokowi mengajak semua pihak untuk bergerak menumbuhkan ekonomi Indonesia. “Ini agar tidak semakin turun tetapi bisa diungkit kembali naik,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved