Perempuan Pengusaha Asal Indonesia Suarakan Kesetaraan Gender Ekonomi di Jepang dan Rusia

Senin, 22 Mei 2023 - 20:17 WIB
loading...
A A A
Dalam paparannya, Rina juga sharing bagaimana berkomunikasi meyakinkan keluarga untuk saling mendukung dan berbagi pengasuhan dan tugas rumah tangga, sehingga setiap anggota keluarga dapat membuka potensi penuh sebagai manusia untuk hidup, untuk belajar dan juga untuk bekerja.

Setelah kegiatan dengan Chair dan Co-Chair serta para Advocates G20 EMPOWER Jepang, Rinawati Prihatiningsih bertemu dengan Heri Akhmadi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI di KBRI Tokyo. Dalam pertemuan tersebut, Rina menyampaikan tentang latar belakang, objektif tentang G20 EMPOWER, serta kerjasama yang telah terjalin antara G20 EMPOWER Indonesia dan Jepang.

Selain itu di kesempatan yang sama, disampaikan tentang realisasi komitmen bersama untuk akselerasi tercapainya tujuan the Brisbane Goals yang merupakan komitmen para Kepala Negara yang tergabung dalam G20, yaitu mengurangi kesenjangan dalam partisipasi angkatan kerja antara laki-laki dan perempuan sebesar 25% pada tahun 2025.

Forum yang kedua adalah di acara The 14th Russia – Islamic World: KazanForum International Economic Forum, 18-19 Mei, diselenggarakan oleh Eurasian Women’s Forum inisiasi dari Rosconggress Foundation, Rusia. Rina hadir secara virtual, mengangkat G20 EMPOWER dan APEC BEST AWARD.

Keduanya memiliki keunikan, dimana keduanya sepakat kesetaraan gender dalam konteks pembangunan ekonomi global. Rinawati pun menyuarakan untuk kesetaraan yang berkeadilan untuk memajukan ekonomi yang saling menguntungkan.

"Harapan saya melalui forum-forum bilateral, regional, dan global seperti event yang baru-baru ini, saya ingin mendorong tercapainya visi dan misi G20 EMPOWER, dalam aksi akselerasi partisipasi, pemberdayaan dan kepemimpinan perempuan di sektor swasta yang inklusif, setara dan berkeadilan," katanya.

Melalui dialog dan sharing best practices, bersama-sama mengatasi ketimpangan distribusi pekerjaan domestik dan pengasuhan yang saat ini lebih banyak dibebankan pada perempuan.

"Bersama-sama mencari solusi untuk menghilangkan hambatan partisipasi ekonomi dan kewirausahaan perempuan, kemudian melaporkan progress implementasi dan akuntabilitasnya setiap tahun," ujarnya.

Untungnya, lanjut Rinawati, respon atau sambutan kedua forum internasional tersebut dinilai sangat positif. Bahkan kedua forum berkomitmen untuk tindak lanjut kerjasama kongkrit dalam akses pasar global dan pembangunan kapasitas.

Seperti melalui APEC BEST AWARD atau the international Business Efficiency and Success Target Award, merupakan ajang kontes internasional yang dimulai pada tahun 2015 tingkat APEC oleh Kementerian Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia dan Komite Pengembangan Kewirausahaan Perempuan "OPORA RUSSIA".

"Tujuan utama dari proyek ini adalah ajang promosi dan kisah sukses terbaik dari perempuan sebagai pemilik usaha UMKM dan juga promosi sebagai manajer perempuan. Harapannya ajang ini dapat membantu peserta dalam mengembangkan dan memajukan usaha dan karirnya," tutur Rinawati.

Begitu pula dengan forum di Jepang. Tidak saja saling belajar tentang regulasi dan norma sosial dan bagaimana untuk membuat perubahan yang lebih baik, juga terbangun komitmen kerjasama dalam membangun kapasitas dan business matching.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Apresiasi UN Women Momentum...
Apresiasi UN Women Momentum Polri Perkuat Kesetaraan Gender
Puspadaya Perindo-LBH...
Puspadaya Perindo-LBH Iwapi Sepakati Dukung SDGs untuk Wujudkan Kesetaraan Gender
IWAPI Berkunjung ke...
IWAPI Berkunjung ke DPRD Kota Bogor, Adityawarman Beri Dukungan 100%
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved