Kepemimpinan Perry Warjiyo Teruji, Stabilitas Moneter RI Diyakini Tetap Terjaga

Rabu, 24 Mei 2023 - 18:34 WIB
loading...
Kepemimpinan Perry Warjiyo...
Kembali dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2023-2028, Perry Warjiyo diyakini mampu menjalani masa periode kedua jabatannya dengan mulus. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perry Warjiyo kembali dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2023-2028. Mantan Direktur Eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF) ini pun diyakini bakal mampu menjalani masa periode kedua jabatannya dengan mulus.

“Kepemimpinan Gubernur BI Perry Warjiyo telah teruji. Beliau berhasil menjaga kebijakan moneter Indonesia melewati berbagai situasi kritis seperti Pandemi Covid-19. Kami optimistis dalam lima tahun ke depan kebijakan moneter di Indonesia akan tetap terjaga,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi di Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Baca Juga: Pesan Sri Mulyani ke Perry Warjiyo: Jaga Risiko Turbulensi Dunia

Untuk diketahui Perry Warjiyo resmi dilantik sebagai Gubernur BI oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin, Rabu (24/5/2023). Pelantikan ini dilakukan setelah Perry Warjiyo ditunjuk Presiden Jokowi serta lolos uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI.

Baca Juga: Jabat Gubernur BI 2 Periode, Segini Harta Perry Warjiyo

Fathan mengatakan, Perry Warjiyo memiliki pengalaman panjang dalam mengelola kebijakan moneter di Indonesia. Berkarir di BI sejak 1984, Perry memiliki rekam jejak dan pengalaman mumpuni khususnya di bidang riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, serta pengelolaan devisa dan utang luar negeri.

“Pengalaman panjang Pak Perry ini terbukti mampu mengawal stabilitas moneter Indonesia saat melewati krisis akibat Pandemi Covid-19,” katanya.

Indonesia, kata Fathan menghadapi tantangan berat dalam menjaga momentum ekonomi pascapandemi. Selain itu prediksi adanya pelambatan ekonomi global akibat krisis ekonomi di Amerika Serikat juga butuh antisipasi khusus.

“Kita juga menghadapi momentum politik Pemilu 2024 yang bisa jadi akan menghangatkan suhu politik nasional yang bisa berdampak ke sektor ekonomi. BI di bawah Pak Perry butuh melakukan langkah antisipasi sehingga berbagai tantangan tersebut tidak membawah gejolak di sektor moneter dan fiskal,” terangnya.

Politisi PKB ini optimistis dengan pengalaman panjang Perry Warjiyo berbagai tantangan ekonomi baik dari dalam maupun luar negeri bisa dilewati dengan mulus. Dia pun berharap Perry mampu meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan pihak terkait seperti Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, maupun para wakil rakyat di parlemen.

“Kami yakin pengalaman dan kemampuan Pak Perry menjalin komunikasi dengan para pihak akan mampu menjaga stabilitas moneter dan fiskal di tanah air,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved