Terdampak Perang Rusia-Ukraina, Ekonomi Terbesar Eropa Masuki Resesi
Kamis, 25 Mei 2023 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan bahwa PDB Jerman tidak mungkin terus turun di kuartal mendatang. Akan tetapi, kata dia, pihaknya juga tidak melihat pemulihan yang kuat. Ekonom senior Eropa di Capital Economics Franziska Palmas mengatakan, pihaknya memperkirakan pelemahan lebih lanjut dari sini.
Baca Juga: 19 Negara Ingin Gabung BRICS, Fenomena Melawan Hegemoni Amerika Cs
"Perkembangan ekonomi terkini terjadi dengan latar belakang inflasi tinggi dan suku bunga tinggi di seluruh kawasan. Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan berikutnya pada 15 Juni," katanya.
Bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar 375 basis poin sejak Juli. Gubernur Bank Sentral Jerman Joachim Nagel mengatakan awal pekan ini bahwa ECB merencanakan "beberapa" kenaikan suku bunga lagi.
"Suku bunga yang lebih tinggi akan terus membebani konsumsi dan investasi dan ekspor mungkin juga menderita di tengah kelemahan ekonomi di pasar negara maju lainnya. Perkiraan kami adalah kontraksi lebih lanjut di kuartal ketiga dan keempat," tambah Palmas dari Capital Economics.
Baca Juga: 19 Negara Ingin Gabung BRICS, Fenomena Melawan Hegemoni Amerika Cs
"Perkembangan ekonomi terkini terjadi dengan latar belakang inflasi tinggi dan suku bunga tinggi di seluruh kawasan. Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan berikutnya pada 15 Juni," katanya.
Bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar 375 basis poin sejak Juli. Gubernur Bank Sentral Jerman Joachim Nagel mengatakan awal pekan ini bahwa ECB merencanakan "beberapa" kenaikan suku bunga lagi.
"Suku bunga yang lebih tinggi akan terus membebani konsumsi dan investasi dan ekspor mungkin juga menderita di tengah kelemahan ekonomi di pasar negara maju lainnya. Perkiraan kami adalah kontraksi lebih lanjut di kuartal ketiga dan keempat," tambah Palmas dari Capital Economics.
(fjo)
Lihat Juga :