Aset Keuangan Syariah Tembus Rp2.375,8 Triliun, Sri Mulyani: BSI Salah Satu Motor Utama

Jum'at, 26 Mei 2023 - 20:43 WIB
loading...
Aset Keuangan Syariah...
Menkeu Sri Mulyani merasa bersyukur atas implementasi aktivitas ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Dampak positifnya tercermin dari naiknya total aset keuangan syariah yang telah mencapai Rp2.375,8 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati merasa bersyukur atas implementasi aktivitas ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Dampak positifnya tercermin dari naiknya total aset keuangan syariah yang telah mencapai Rp2.375,8 triliun.

"Dimana dalam hal ini, perbankan syariah sebagai motor penggerak, dan BSI (Bank Syariah Indonesia) tentunya menjadi salah satu motor utama," ungkap Sri Mulyani dalam Anugerah Adinata Syariah 2023 secara virtual di Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Baca Juga: MNC Sekuritas Permudah Investasi dan Berbagi lewat Fitur Baru Filantropi di MotionTrade

Untuk merawat pencapaian ini, sambung dia dibutuhkan sebuah sinergi. Tidak hanya antar seluruh pelaku ekonomi stakeholder, namun juga antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda).

Baca Juga: Majukan Ekonomi Syariah, Erick Thohir Bangga BSI Masuk 10 Besar Perbankan Nasional

Salah satunya dengan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah atau KDEKS, terutama di tingkat provinsi. Komite ini diharapkan dapat berperan dalam memastikan agar ekonomi syariah dapat tumbuh dan bermanfaat bagi pengembangan ekonomi daerah.

"Kami dari Kemenkeu akan terus mendukung melalui berbagai kantor perwakilan kami di seluruh wilayah Indonesia. Tentu pemda dapat berkolaborasi dengan kanwil Kemenkeu dalam memanfaatkan jaringan Kemenkeu, dan di dalam memupuk dan mengembangkan perekonomian yang berbasis syariah," ujar Sri.

Sehubungan dengan potensi ekonomi Indonesia untuk menjadi pusat halal dunia, pemerintah terus memberikan dukungan bagi pengembangan industri terutama industri makanan minuman, fashion, farmasi, dan kosmetik serta pariwisata dan media.

Dalam rangka kemudahan berusaha, dukungan diberikan dalam berbagai bentuk termasuk fasilitas sertifikasi halal dan kemudahan ekspor bagi UMKM industri halal. "Berkenaan dengan perpajakan, kami juga memadankan NIK dengan NPWP dan bagi UMKM yang omzetnya masih berada di bawah Rp500 juta, maka terbebas dari pajak penghasilan tunai," tambah Sri.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah juga mendukung melalui keuangan syariah untuk terus berkontribusi di dalam pemulihan ekonomi. Keuangan syariah terus menawarkan berbagai fitur dan instrumen yang lebih inovatif, yang sesuai dengan kebutuhan UMKM.

"Di dalam KUR yang merupakan salah satu agenda atau instrumen penting mendukung UMKM, juga diperkenankan dari sisi instrumen syariah. Instrumen khusus dalam keuangan syariah seperti zakat, wakaf, infaq dan shodaqoh serta asuransi syariah juga dijadikan sebagai alternatif pembiayaan," jelas Sri.

Dia berpesan, ekonomi termasuk ekonomi syariah tidak akan mungkin bisa berkembang maju tanpa pendalaman ekonomi dan keuangan syariah. "Oleh karena itu, terus dilakukannya inovasi, kreativitas, dan pendalaman dari sisi likuiditas menjadi sangat penting," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Tidak Sampai Rp1 Miliar,...
Tidak Sampai Rp1 Miliar, Ini Deretan Kendaraan Mantan Menkeu Sri Mulyani
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Perpanjangan Diskon...
Perpanjangan Diskon Listrik, Sri Mulyani Anggarkan Rp1,91 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved