Bantu 500 Ribu Lebih Bayi di Nigeria, Indonesia Kirim 1,5 Juta Vaksin Pentavalen

Minggu, 28 Mei 2023 - 21:41 WIB
loading...
Bantu 500 Ribu Lebih...
Tahapan pertama dilakukan hari ini, Minggu (28/5/2023) dengan mengirimkan 730 ribu dosis. Kemudian, tahap kedua akan dilakukan sekitar pertengahan Juni 2023 dengan menggelontorkan 850 ribu dosis vaksin. Foto/Dok
A A A
TANGERANG - Pemerintah Indonesia melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) dan PT Bio Farma (persero) akan menggelontorkan 1.580 juta dosis Vaksin Pentavalen ke Nigeria senilai Rp30,3 miliar. Adapun pengiriman ini akan terbagi ke dalam 2 tahapan.

Baca Juga: Menkes luncurkan vaksin ventafalen

Tahapan pertama dilakukan hari ini, Minggu (28/5/2023) dengan mengirimkan 730 ribu dosis. Kemudian, tahap kedua akan dilakukan sekitar pertengahan Juni 2023 dengan menggelontorkan 850 ribu dosis vaksin.

“Pengiriman vaksin pentavalen ini akan membantu vaksinasi lebih dari 500 ribu bayi di Nigeria. Ini adalah wujud komitmen kami untuk membantu dan mengembangkan kerjasama selatan-selatan,” ujar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi di Gedung B Kantor Bea dan Cukai Soekarno Hatta.

Baca Juga: Ini vaksin penangkal lima virus sekaligus

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemberian vaksin ke Nigeria berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN) yang digelontorkan melalui LDKPI dengan total senilai Rp8 triliun sejak 2022.

Nantinya, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, Indonesia menargetkan total anggaran yang digelontorkan melalui LDKPI senilai Rp10 triliun. Semua itu akan digunakan untuk mendanai bantuan Pemerintah Indonesia kepada negara berkembang lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Peluncuran BSPS 2026...
Peluncuran BSPS 2026 Jabar Awali Kolaborasi Strategis PKP, Pemprov, dan BJB
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Infografis
Jumlah Pengangguran...
Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,47 Juta Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved