Hebat! Menteri Estonia Tolak Utang China untuk Bangun Infrastruktur, Ini Profilnya

Senin, 29 Mei 2023 - 11:06 WIB
loading...
Hebat! Menteri Estonia...
Jaak Aab. Foto/newserr/MargaritaMironova
A A A
JAKARTA - Jaak Aab adalah seorang politisi Estonia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Administrasi Publik Estonia. Jaak Aab pernah menolak pinjaman utang China untuk membangun infrastruktur, yaitu jalan dan rel kereta antara Tallin-Helsinki. Panjang jalan dan rel ini mencapai 100 km.

Baca juga: 10 Negara dengan Utang Terbesar ke China, Nomor 1 Kekayaan Tambangnya Dikuasai

Profil Jaak Aab

Berikut adalah profil singkat mengenai Jaak Aab:

1. Karier Politik
Jaak Aab telah terlibat dalam politik Estonia sejak tahun 1995. Pada tahun 2005, ia diangkat sebagai Menteri Lingkungan dan Perencanaan Kota Estonia dalam pemerintahan Jüri Ratas.

Dari tahun 2007 hingga 2016, ia menjadi anggota Riigikogu, parlemen Estonia. Pada tahun 2016, ia diangkat sebagai Menteri Sosial dalam pemerintahan Jüri Ratas. Sejak 2021, ia menjabat sebagai Menteri Administrasi Publik Estonia.

2. Pendidikan dan Latar Belakang:
Jaak Aab lahir pada tanggal 9 Mei 1960 di Tartu, Estonia. Ia meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Tartu pada tahun 1984.

3. Kontribusi dan Pencapaian:
Selama kariernya, Jaak Aab telah berperan dalam pengembangan kebijakan lingkungan, perencanaan kota, dan kebijakan sosial di Estonia. Sebagai Menteri Administrasi Publik, fokus kerjanya termasuk reformasi administrasi publik, pelayanan publik yang efektif, dan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan layanan pemerintah.

Baca juga: Erdogan Sudah 20 Tahun Berkuasa dan Tak Terkalahkan di Turki

4. Partai Politik:
Jaak Aab adalah anggota Partai Pusat Estonia (Eesti Keskerakond) yang merupakan salah satu partai politik terkemuka di Estonia. Jaak Aab dikenal sebagai salah satu orang yang berani menolak utang dari China. Selain Estonia, Eswatini menjadi negara yang juga menolak utang dari China.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved