Rangkul Mitra Strategis Australia, Mendag Dorong Peningkatan Kerja Sama Perdagangan

Selasa, 30 Mei 2023 - 08:05 WIB
loading...
Rangkul Mitra Strategis...
Pertemuan antara Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Don Farel berlangsung di sela-sela rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan dari Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (Asia Pacific Economic Cooperation Ministers Responsible For Trade/APEC MRT). Foto/D
A A A
DETROIT - Menteri Perdagangan RI atau Mendag Zulkifli Hasan bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia , Don Farell, Kamis (25/5) di Detroit, Amerika Serikat (AS). Kedua menteri membahas sejumlah upaya peningkatan kerja sama perdagangan Indonesia dan Australia.

“Indonesia memandang Australia sebagai mitra strategis. Kami mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama perdagangan kedua negara dan semakin mendorong ekspor Indonesia ke Australia,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga: Perdagangan RI-Australia Lesu, Eksportir Diminta Manfaatkan IA-CEPA

Pertemuan antara Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Don Farel berlangsung di sela-sela rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan dari Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (Asia Pacific Economic Cooperation Ministers Responsible For Trade/APEC MRT), 25-26 Mei 2023.

Baca Juga: 15 Negara Sepakati Percepatan Implementasi RCEP

Saat pertemuan, Menteri Don Farell menyatakan, bahwa Australia terbuka untuk berdiskusi mengenai isu ketenagakerjaan. Mendag Zulkifli Hasan pun menanggapi dan menyatakan bahwa Indonesia ingin fokus pada produk pertanian dan jasa untuk diekspor ke Australia.

Sekilas Perdagangan Indonesia-Australia

Pada 2022, total perdagangan antara Indonesia dan Australia mencapai USD13,3 miliar. Ekspor Indonesia tercatat sebesar USD3,5 miliar dan impor Indonesia USD9,9 miliar. Pada periode Januari hingga Maret 2023, total perdagangan Indonesia dan Australia mencapai USD2,76 miliar.

Ekspor Indonesia ke Australia sebesar USD769,2 juta, sedangkan impor Indonesia dari Australia sebesar USD1,99 miliar. Pada 2022, komoditas ekspor utama Indonesia ke Australia antara lain pupuk mineral atau kimia, aparatus untuk TV, minyak petroleum, perangkat telepon, dan kayu.

Sementara itu, komoditas impor utama Indonesia dari Australia antara lain daging beku, tembaga, anggur, seng, dan kapas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Rekomendasi
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved