Zimbabwe Tak Berdaya, China Sikat Semua Tambang Lithium
Selasa, 30 Mei 2023 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Feishang Group memiliki 70% saham operator tambang Williams Minerals, sementara Top Pacific (China) memegang 30% saham. Feishang juga memegang saham pengendali di China Natural Resources.
Berdasarkan perjanjian tersebut, China Natural Resources secara tidak langsung akan mengakuisisi semua kepentingan di Williams Minerals pada kuartal kedua tahun 2023. Dari 2024 hingga 2026, kepemilikan China Natural Resources atas tambang lithium di Zimbabwe akan diberikan secara kumulatif, wilayah demi wilayah.
Sementara itu China Natural Resources berencana menerbitkan saham terbatas mencapai 50% sebagai salah satu pertimbangan dalam kesepakatan.
"Perusahaan akan membayar agregat USD35 juta melalui surat promes dan/atau uang tunai sebagai deposit jika memilih untuk melanjutkan akuisisi setelah selesainya uji tuntas, dan sebesar USD140 juta sebagai angsuran awal," ujar China Natural Resources dalam sebuah pernyataan resmi perusahaan.
Namun, China Natural Resources mengatakan, tidak ada kepastian bahwa transaksi akan ditutup berdasarkan ketentuan saat ini. Kesepakatan itu rencananya akan ditutup pada kuartal fiskal kedua tahun 2023.
Mulai Produksi Lithium
Berdasarkan perjanjian tersebut, China Natural Resources secara tidak langsung akan mengakuisisi semua kepentingan di Williams Minerals pada kuartal kedua tahun 2023. Dari 2024 hingga 2026, kepemilikan China Natural Resources atas tambang lithium di Zimbabwe akan diberikan secara kumulatif, wilayah demi wilayah.
Sementara itu China Natural Resources berencana menerbitkan saham terbatas mencapai 50% sebagai salah satu pertimbangan dalam kesepakatan.
"Perusahaan akan membayar agregat USD35 juta melalui surat promes dan/atau uang tunai sebagai deposit jika memilih untuk melanjutkan akuisisi setelah selesainya uji tuntas, dan sebesar USD140 juta sebagai angsuran awal," ujar China Natural Resources dalam sebuah pernyataan resmi perusahaan.
Namun, China Natural Resources mengatakan, tidak ada kepastian bahwa transaksi akan ditutup berdasarkan ketentuan saat ini. Kesepakatan itu rencananya akan ditutup pada kuartal fiskal kedua tahun 2023.
Mulai Produksi Lithium
Lihat Juga :