Tadashi Yanai, Pemilik Uniqlo yang Hartanya Unlimited Tembus Rp531 Triliun

Rabu, 31 Mei 2023 - 11:12 WIB
loading...
Tadashi Yanai, Pemilik...
Tadashi Yanai, pemilik Uniqlo yang harta kekayaannya terus meningkat pesat. FOTO/Forbes
A A A
JAKARTA - Uniqlo terus mengalami peningkatan penjualan yang menakjubkan. Pendapatan yang besar mendorong kekayaan bos Uniqlo Tadashi Yanai meningkat pesat. Mengutip Forbes, harta kekayaan Tadashi Yanai meningkat USD11,8 miliar menjadi USD35,4 miliar atau Rp531 triliun.

Hingga Februari 2023, bisnis pakaiannya tersebut mengalami peningkatan pendapatan lebih dari 20% per tahun menjadi ¥1,5 triliun atau USD11,1 miliar. Permintaan terus menguat didorong dari pelonggaran pembatasan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Jepang Beri Peringatan Stagflasi, Uniqlo Kerek Gaji Karyawan hingga 40%

Kontribusi penjualan di luar Jepang mencapai ¥755,2 miliar mendongkrak laba bersih perusahaan hingga 5% menjadi ¥153,3 miliar. Pada Januari, Yanai mengumumkan rencana untuk menaikkan gaji staf dan manajer hingga 40% di Jepang yang disesuaikan dengan tingkat operasionalnya di luar negeri. Adapun tujuannya untuk membangun tenaga kerja global yang dapat dikerahkan secara lebih fleksibel.

"Saya bermaksud untuk mengirim setidaknya sepertiga dari karyawan kami ke luar negeri dan membawa sepertiga atau setengah dari staf dari luar negeri untuk menciptakan kantor pusat global," kata Yanai dalam konferensi pers kinerja keuangan bulan April.

"Tingkat gaji relatif rendah di Jepang, terutama untuk kaum muda. Kami ingin mendorong staf untuk berperan aktif di panggung global, tetapi kami tidak akan dapat menarik sumber daya manusia yang baik kecuali jika kami menaikkan upah," kata dia.

Perusahaan berharap dapat melipatgandakan pendapatan menjadi ¥10 triliun selama dekade berikutnya agar bisa menaikkan gaji pekerja rumah tangga sementara dan paruh waktu. Tahun lalu, Taadashi telah menaikkan upah bagi pekerja tersebut mencapai 20%.

Baca Juga: Bukti Amerika Jatuh Miskin, Harta 31 Miliarder Ini Kalahkan Departemen Keuangan AS

Kenaikan gaji tersebut akibat Jepang menghadapi kekurangan tenaga kerja karena populasi menua, sedangkan perusahaan harus mampu bersaing lebih keras untuk meenggaet konsumen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Daftar Teratas Keluarga...
Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Gara-gara AI, Jumlah...
Gara-gara AI, Jumlah Miliarder Dunia Bakal Meledak 25%! Anda Termasuk?
Jalin Kerja Sama Strategis,...
Jalin Kerja Sama Strategis, Pegadaian dan SMBC Corporation Tandatangani Nota Kesepahaman
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Rekomendasi
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Berita Terkini
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved