Ciptakan Konektivitas dan Daya Tarik Baru, Kemenparekraf Bangun Bali Utara

Kamis, 23 Juli 2020 - 22:12 WIB
loading...
Ciptakan Konektivitas...
Lumba-Lumba di Pantai Lovina, Bali Utara. Foto/iNews.id
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah membangun destinasi Bali Utara dengan strategi jangka panjang.

"Bali Utara sedang kita kerjakan saat ini. Akan kita bangun komprehensif dengan strategi jangka panjang," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, saat menjadi Pembicara dalam Manager Forum MNC Group ke-48 dengan tema "Tourism Industry: Where We are Now and What is Next," melalui aplikasi webinar, Kamis (23/7/2020).

Dia memaparkan masih banyak peluang pembangunan pariwisata di Bali Utara, seperti ruang dan destinasi yang belum dieksplorasi di daerah tersebut.

"Dalam pariwisata harus kita cari return on investment paling cepat, the lowest hanging fruit, destinasi ada yang perlu waktu untuk jadi, ada beberapa yang lebih cepat jadi," jelasnya. ( Baca juga:September, Bali Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara )

Kemenparekraf, lanjutWishnutama,mengembangkan penciptaan konektivitas dan daya tarik baru, seperti kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE), dan sebagainya di daerah tersebut.

Pernyataan Wishnutama tersebut menanggapi usulan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, mengenai pentingnya pembangunan infrastruktur untuk Bali Utara. Tujuannya, agar pariwisata di Pulau Bali bisa merata, tidak terpusat di Bali Selatan dan Barat yang sudah padat.

Saat pariwisata bangkit kembali, Bali diharapkan siap menampung para wisatawan. Dengan pariwisata yang tersebar merata, kesejahteraan masyarakat di Bali pun akan lebih merata.

"Bali Utara perlu dibangun secepatnya di sana, perlu tol dan bandara. Ketika pariwisata bangkit lagi, Bali bisa menampung wisatawan," kata Hary.

Kemenparekraf saat ini telah menyusun langkah-langkah untuk menghidupkan pariwisata kembali, menyusul pandemi Covid-19.

Wishnutama memaparkan, jalan yang paling cepat untuk menyelamatkan sektor pariwisata adalah membangkitkan pariwisata lokal terlebih dulu.

Wisatawan yang ingin berwisata akan mendapatkan insentif, seperti tiket murah, rapid test disubsidi, begitu juga penginapan yang akan dikerjasamakan agar lebih murah.

Tujuan utamanya, yaitu membuat sektor pariwisata bisa berjalan kembali. Data dari electronic transaction, wisatawan Indonesia yang ke luar negeri jumlahnya mencapai 8 juta orang pada 2018. Mereka menghabiskan sekitar USD9 miliar di luar negeri. Peluang ini yang ingin dimanfaatkan oleh Kemenparekraf.

Meski demikian, pelaksanaannya masih terus dikoordinasikan dengan kesiapan masing-masing daerah destinasi pariwisata. Agar pariwisata bisa berjalan, ekonomi bisa berjalan, namun wisatawan juga tetap aman dari pandemi Covid-19.

"Pelaksanaannya harus dikoordinasikan dengan kesiapan pemda, kesiapan industri pariwisata di daerah tersebut," kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Water Taxi Bakal Dikembangkan...
Water Taxi Bakal Dikembangkan di Bali, Bandara Ngurah Rai ke Canggu Cuma 30 Menit
Sambut Libur Keagamaan,...
Sambut Libur Keagamaan, PLN Siapkan 142 SPKLU dan Pasokan Listrik Berlapis di Bali
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam saat Hari Raya Nyepi
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Penerbangan dari Bali ke Timteng Terganggu
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Vila Privat di Bali Ini Sediakan Butler Pribadi
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved