Demi Hemat Rp8,9 Miliar, Goldman Sachs Kembali PHK Karyawan
Jum'at, 02 Juni 2023 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
Waldron mengatakan, PHK terbaru ini akan membantu raksasa Wall Street ini mencapai target pengurangan beban penggajian sebesar USD600 juta atau setara Rp8,9 miliar (asumsi kurs Rp14.908) yang ditetapkannya di bulan Februari.
Selain itu Waldron juga memperkirakan pendapatan pasar untuk ekuitas dan pendapatan tetap turun 25% di kuartal II tahun 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya ketika faktor-faktor makro, seperti kenaikan suku bunga dan perang di Ukraina menjadi sentimen.
Sebelumnya unit pasar global Goldman mencatat kenaikan pendapatan 32% pada kuartal II tahun 2022. Hal ini didukung dengan pendapatan pendapatan tetap, komoditas, dan perdagangan mata uang melonjak 55%, sedangkan pendapatan ekuitas naik 11 persen.
"Jika Anda berpikir tentang perbankan dan pasar global, aktivitas pasar modal lebih lesu. Bisnis yang berorientasi pada pasar, ekuitas, dan pendapatan tetap, tingkat aktivitasnya lebih tidak bergairah," kata Waldron.
Komentar-komentar ini senada dengan pernyataan dari para pesaing di Wall Street. Co-presiden Morgan Stanley, Andy Saperstein memperkirakan, kinerja perdagangan akan sangat turun pada kuartal II tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. “Perbankan investasi juga tertekan," ungkapnya.
Selain itu Waldron juga memperkirakan pendapatan pasar untuk ekuitas dan pendapatan tetap turun 25% di kuartal II tahun 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya ketika faktor-faktor makro, seperti kenaikan suku bunga dan perang di Ukraina menjadi sentimen.
Sebelumnya unit pasar global Goldman mencatat kenaikan pendapatan 32% pada kuartal II tahun 2022. Hal ini didukung dengan pendapatan pendapatan tetap, komoditas, dan perdagangan mata uang melonjak 55%, sedangkan pendapatan ekuitas naik 11 persen.
"Jika Anda berpikir tentang perbankan dan pasar global, aktivitas pasar modal lebih lesu. Bisnis yang berorientasi pada pasar, ekuitas, dan pendapatan tetap, tingkat aktivitasnya lebih tidak bergairah," kata Waldron.
Komentar-komentar ini senada dengan pernyataan dari para pesaing di Wall Street. Co-presiden Morgan Stanley, Andy Saperstein memperkirakan, kinerja perdagangan akan sangat turun pada kuartal II tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. “Perbankan investasi juga tertekan," ungkapnya.
Lihat Juga :