Resesi Mengancam, Menteri Diminta Bergerak Cepat

Jum'at, 24 Juli 2020 - 06:33 WIB
loading...
Resesi Mengancam, Menteri...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Kekhawatiran resesi ekonomi di dalam negeri hendaknya menjadi alarm para pemangku kepentingan untuk bergerak cepat demi mengurangi risiko krisis di masa pandemi. Perlu langkah strategis dari semua kementerian dan lembaga agar ancaman resesi di masa mendatang bisa diatasi.

Di beberapa negara resesi ekonomi sudah terjadi. Teranyar, Korea Selatan (Korsel) melaporkan pertumbuhan ekonominya di kuartal II/2020 terkontraksi 3,3%. Pelemahan tersebut lebih dalam dibanding kuartal sebelumnya yang juga minus 1,3% akibat terdampak Covid-19.

Negeri tetangga, Singapura, juga bernasib sama. Negara-kota itu memastikan resesi setelah perekonomiannya pada kuartal I dan II tahun ini mengalami kontraksi masing-masing -41,2% dan -3,3%.

Kondisi ekonomi kedua negara mitra dagang Indonesia itu memberikan gambaran bahwa pandemi corona telah menyebabkan dampak negatif terhadap perekonomian. Tidak ada kata lain, bagi pemerintah kecuali menggenjot upaya pemulihan agar dampaknya tidak meluas. (Baca: Ekonomi Global Diprediksi Minus 4%, Domestik Meradang)

Melihat kondisi terkini perekonomian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun kembali mengingatkan jajarannya agar bergerak cepat untuk mengerek pertumbuhan ekonomi di kuartal III mendatang. Pasalnya di kuartal II/2020 diperkirakan Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi minus hingga 5%.

“Saya sudah perintahkan agar cepat berikan yang namanya relaksasi. Berikan yang namanya restrukturisasi kepada UKM (usaha kecil dan menengah), kepada koperasi secepat-cepatnya agar tidak kena imbas dari pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat,” kata Presiden di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Dia berharap langkah tersebut dapat mengungkit ekonomi Indonesia di kuartal III. Jika tidak juga membaik, pada kuartal tersebut kondisi kemungkinan akan semakin sulit. “Karena itu, kita berharap di kuartal III ini kita sudah harus naik lagi. Kalau enggak, enggak mengerti saya betapa akan sulit kita,” ungkap Jokowi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved