Menelusuri Kinerja Mentereng Pertamina Usai Cetak Laba Bersih Rp56,6 Triliun
Minggu, 04 Juni 2023 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Pertama, yang tidak bisa dikesampingkan, adalah dukungan Pemerintah. Melalui Kementerian Keuangan, Pemerintah melakukan perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.159/2022 sehingga dana kompensasi bisa cair lebih cepat.
“Kondisi tersebut, jelasnya, sangat mempengaruhi kondisi likuiditas dan pada akhirnya mempengaruhi kesehatan keuangan Pertamina,” jelasnya.
Kedua, penyaluran gas untuk rumah tangga yang sangat prospektif. Ketiga, terkait strategi monetisasi Dolar AS untuk transaksi luar negeri yang relatif baik. Keempat, efisiensi dari sisi transportasi yang akan berkontribus terhadap penurunan biaya.
“Saya kira kombinasi-kombinasi itu bisa memperbaiki likuiditas dari pendapatan Pertamina sehingga kinerja semakin baik,” kata dia.
Tetapi apapun, imbuh Acu, memang patut disimak penjelasan direksi terkait raihan luar biasa tersebut. Karena diyakini, bahwa hal-hal menarik yang bisa diungkap melalui RUPS. “Makanya sama-sama kita tunggu,” pungkas Acu.
“Kondisi tersebut, jelasnya, sangat mempengaruhi kondisi likuiditas dan pada akhirnya mempengaruhi kesehatan keuangan Pertamina,” jelasnya.
Kedua, penyaluran gas untuk rumah tangga yang sangat prospektif. Ketiga, terkait strategi monetisasi Dolar AS untuk transaksi luar negeri yang relatif baik. Keempat, efisiensi dari sisi transportasi yang akan berkontribus terhadap penurunan biaya.
“Saya kira kombinasi-kombinasi itu bisa memperbaiki likuiditas dari pendapatan Pertamina sehingga kinerja semakin baik,” kata dia.
Tetapi apapun, imbuh Acu, memang patut disimak penjelasan direksi terkait raihan luar biasa tersebut. Karena diyakini, bahwa hal-hal menarik yang bisa diungkap melalui RUPS. “Makanya sama-sama kita tunggu,” pungkas Acu.
(akr)
Lihat Juga :