Sektor ESDM Sudah Setor Rp125,9 Triliun ke Kas Negara
Selasa, 06 Juni 2023 - 14:25 WIB
loading...
Sektor ESDM sudah menyetor PNPB ke kas negara untuk periode per akhir Mei. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak ( PNBP ) sektor ESDM hingga Mei 2023 mencapai Rp125,9 triliun atau 57,3% dari target sepanjang tahun 2023.
Baca juga: Produksi Seret, Pemerintah Turunkan Target Lifting Migas 2024
"Angka Rp32,9 triliun ini sebetulnya angka per Maret 2023. Jadi angka sekarang ini sektor ESDM sudah memberikan kontribusi terhadap APBN sebesar Rp125,9 triliun sampe akhir mei dari targetnya Rp219,58 triliun," terang Plt Sekretaris Jenderal Dadan Kusdiana dalam Rapat Dengar Pendapat Eselon I Kementerian ESDM bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (6/6/2023).
Lebih lanjut, Dadan menuturkan bahwa realisasi anggaran belanja Kementerian ESDM telah 21,15% atau sebesar Rp1,39 triliun dari pagu anggaran TA 2023 yang tercatat Rp6,55 triliun.
"Sementara investasi realisasinya sudah mencapai Rp5,67 miliar dari target Rp33,58 miliar, lifitng minyak bumi 605 ribu barel per hari (BOPD) atau 92% dari target 660 BOPD, lifting gas 946 ribu BOPD dari target 1.100 BOPD," sambungnya.
Baca juga: Produksi Seret, Pemerintah Turunkan Target Lifting Migas 2024
"Angka Rp32,9 triliun ini sebetulnya angka per Maret 2023. Jadi angka sekarang ini sektor ESDM sudah memberikan kontribusi terhadap APBN sebesar Rp125,9 triliun sampe akhir mei dari targetnya Rp219,58 triliun," terang Plt Sekretaris Jenderal Dadan Kusdiana dalam Rapat Dengar Pendapat Eselon I Kementerian ESDM bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (6/6/2023).
Lebih lanjut, Dadan menuturkan bahwa realisasi anggaran belanja Kementerian ESDM telah 21,15% atau sebesar Rp1,39 triliun dari pagu anggaran TA 2023 yang tercatat Rp6,55 triliun.
"Sementara investasi realisasinya sudah mencapai Rp5,67 miliar dari target Rp33,58 miliar, lifitng minyak bumi 605 ribu barel per hari (BOPD) atau 92% dari target 660 BOPD, lifting gas 946 ribu BOPD dari target 1.100 BOPD," sambungnya.
Lihat Juga :