15 Mata Uang Terkuat di Dunia, No 11 Tetangga Dekat Indonesia

Kamis, 08 Juni 2023 - 20:56 WIB
loading...
A A A
Mereka juga telah menjadi mata uang cadangan global selama abad ke-19 dan paruh pertama abad ke-20, sebelum dominasi Dolar AS dimulai. Memiliki kode GBP, pounds juga merupakan salah satu mata uang paling berharga secara nilai nominal dalam hal nilai tukar.

Menukar 1 Pound akan memberi Anda 1,25 Dolar AS. Barclays PLC (NYSE:BCS) dinyatakan sebagai bank terbaik pada tahun 2022 untuk perdagangan valas GBP/USD di FX Markets Awards.

3. Yen Jepang

Yen Jepang memiliki pangsa 6% sebagai mata uang cadangan global dan mengalahkan Pound untuk berada di peringkat ketiga. Yen juga merupakan mata uang ketiga yang paling banyak diperdagangkan di dunia dengan volume perdagangan harian mencapai USD1,2 triliun.

JPY dihargai oleh investor karena tingkat inflasi yang rendah dan suku bunga rendah karena populasi yang menua. Pemerintah Jepang sengaja mendevaluasi yen untuk mendorong ekspor dan perdagangan.

Goldman Sachs Group Inc (NYSE: GS) menyatakan yen sebagai aset termurah dan teraman untuk diinvestasikan. 1 yen Jepang akan memberi Anda 0,0072 Dolar AS sebagai imbalannya. Itu berarti 1 Dolar AS sama dengan sekitar 139 yen Jepang.

2. Euro

Dengan pangsa 21% dalam mata uang cadangan, dan lebih dari USD2,3 triliun di perdagangan valas harian, Euro adalah mata uang paling kuat kedua di dunia. Euro adalah mata uang resmi Uni Eropa (UE) dan dikelola oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Euro digunakan oleh 19 anggota UE, yang membantu mereka menghindari biaya konversi mata uang saat melakukan perdagangan internasional. Memiliki mata uang bersama juga membantu mendorong kegiatan ekonomi di antara negara-negara anggota. 1 Euro yang ditukar di pasar forex akan setara dengan 1,08 Dolar AS.

1. Dolar AS

Dolar AS atau USD merupakan mata uang paling kuat di dunia, dan itu tidak mengherankan. Ini adalah mata uang yang paling diinginkan di dunia, di mana pun Anda tinggal atau bepergian.

Seorang pedagang kaki lima di Baghdad atau pelayan di Istanbul kemungkinan akan menerima Dolar AS sebagai pembayaran atau tip. Mata uang ini memiliki pengakuan universal dan merupakan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia.

USD menyumbang hampir 85% dari semua perdagangan forex dengan volume sekitar USD6,6 triliun, pada saat ini. Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), sekitar 59% dari cadangan devisa global di bank sentral dari berbagai negara disimpan dalam USD, yang telah membuat greenback berstatus sebagai mata uang global.

USD telah menjadi mata uang paling dominan di dunia sejak Perang Dunia II dan terus mempertahankan statusnya dan merupakan mata uang pilihan bagi investor selama masa krisis keuangan, karena mereka mengharapkannya untuk mempertahankan nilainya.

Sejumlah negara telah mematok nilai mata uang mereka terhadap Dolar AS, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Hong Kong. Tujuh negara mengakui USD sebagai alat pembayaran yang sah dalam proses yang dikenal sebagai dolarisasi. Di antaranya termasuk Ekuador dan Zimbabwe.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved