PLN Operasikan 4 Infrastruktur Kelistrikan Baru di NTT
Jum'at, 24 Juli 2020 - 17:00 WIB
loading...
Salah satu dari empat infrastruktur kelistrikan baru yang dioperasikan PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan Timor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengoperasikan empat infrastruktur kelistrikan baru untuk memperkuat sistem kelistrikan Timor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker berkapasitas 40 Megawatt (MW), Gardu Induk (GI) Kupang Peaker/Panaf dan GI Bolok masing-masing berkapasitas 30 Mega volt Ampere (MVA) dan 60 MVA, serta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Panaf-GI Bolok sepanjang 33 kilometer sirkuit (kms) yang menjadi jaringan trasmisi 150 kV pertama di Pulau Timor.
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda menjelaskan bahwa selesainya uji commisioning PLTMG Kupang Peaker, menjadi penanda pembangit listrik ini siap memasok listrik ke sistem kelistrikan Timor melalui SUTT 150 kV dari GI Panaf menuju ke GI Bolok.
“Pasokan daya dari PLTMG Kupang Peaker ini dialirkan melalui GI dan transmisi yang baru ini, jadi ini satu kesatuan. Kami pun sangat bersyukur, meski di tengah pandemi Covid-19, kami tetap bisa menyelesaikan pembangunan-pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini," tutur Huda dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2020).
(Baca Juga: Lagi, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan di Ambon dan Jawa Barat)
Beroperasinya SUTT 150 kV Panaf-Bolok ini meningkatkan pasokan daya dan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Timor. Dengan tambahan infrastruktur ini, sistem kelistrikan Timor memiliki daya mampu sebesar 143 MW dengan beban puncak tertinggi sebesar 106 MW.
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda menjelaskan bahwa selesainya uji commisioning PLTMG Kupang Peaker, menjadi penanda pembangit listrik ini siap memasok listrik ke sistem kelistrikan Timor melalui SUTT 150 kV dari GI Panaf menuju ke GI Bolok.
“Pasokan daya dari PLTMG Kupang Peaker ini dialirkan melalui GI dan transmisi yang baru ini, jadi ini satu kesatuan. Kami pun sangat bersyukur, meski di tengah pandemi Covid-19, kami tetap bisa menyelesaikan pembangunan-pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini," tutur Huda dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2020).
(Baca Juga: Lagi, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan di Ambon dan Jawa Barat)
Beroperasinya SUTT 150 kV Panaf-Bolok ini meningkatkan pasokan daya dan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Timor. Dengan tambahan infrastruktur ini, sistem kelistrikan Timor memiliki daya mampu sebesar 143 MW dengan beban puncak tertinggi sebesar 106 MW.
Lihat Juga :