Tanpa Gelombang Kedua Corona, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 3% di Kuartal IV

Jum'at, 24 Juli 2020 - 21:26 WIB
loading...
Tanpa Gelombang Kedua...
Warga membuat mural bertemakan Covid-19 guna memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar lebih waspada pada penyebaran virus corona. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Pemerintah optimistis Indonesia memiliki peluang untuk tidak terjerumus ke jurang resesi ekonomi tahun ini. Disebutkan pula bahwa potensi resesi diperkirakan tidak terlalu dalam.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2020 berada di kisaran 2-3%. Sedangkan pada kuartal II ini diperkirakan kuat minus 4,3%.

"Kuartal IV harapannya kita bisa tumbuh di atas 2%, mungkin di atas 3%," kata Febrio dalam sebuah webinar di Jakarta, Jumat (24/7/2020). (Baca juga: Tambal Defisit, Pemerintah Terbitkan SBN Rp900,4 Triliun )

Menurut dia, capaian tersebut dapat diraih dengan catatan tidak terjadi gelombang kedua (second wave) virus Corona. "Sekali lagi ini memang membutuhkan disiplin yang kuat dari kita semua dan masyarakat. Jangan sampai pada saat pemulihan ekonomi yang sudah mulai membaik terjadi second wave. Itu yang benar-benar harus kita hindari," tuturnya.

Dia mengungkapkan pada Juni lalu sudah terlihat tanda-tanda perbaikan ekonomi. Pihaknya pun sedang mendorong agar perekonomian ke depan, khususnya di kuartal III bisa tumbuh lebih solid. Sebab itu menjadi titik penentuan. (Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Sri Mulyani Akan Ngegas dan Ngerem )

"Kuartal III kita sedang usahakan dorong semua sektor, dorong semua program pemulihan ekonomi nasional, secepat-cepatnya agar kuartal III tidak negatif. Mudah-mudahan bisa sedikit di atas 0%. Kalau bisa kita lakukan, momentum itu kemudian bisa terus dilanjutkan sampai kuartal IV," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Dekati 6%, Purbaya Ungkap Fokus Utama Pemerintah
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
RI Lepas dari Kutukan...
RI Lepas dari Kutukan Ekonomi 5%, Purbaya Ngak Stress Lagi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
3 Kebiasaan di Pagi...
3 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Berat Badan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved