Profil Andhi Pramono, Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jebolan S3 yang Punya Harta Rp14 Miliar

Selasa, 13 Juni 2023 - 21:30 WIB
loading...
Profil Andhi Pramono,...
Profil Andhi Pramono terbilang mengesankan. Foto/iNews
A A A
JAKARTA - Andhi Pramono merupakan mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Sulawesi Selatan. Beberapa waktu lalu, namanya menjadi sorotan publik terkait harta kekayaan fantastis yang dimilikinya.

Baca juga: KPK Dalami Modus Penampungan Uang Andhi Pramono Lewat Pihak Keluarga

Pascapenetapannya sebagai tersangka dugaan gratifikasi, baru-baru ini rumahnya yang berada di kompleks perumahan mewah Jalan Everest, Sekupang, Batam, digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tim penggeledahan mencari bukti tambahan terkait penerimaan gratifikasi oleh Andhi Pramono. Sebelumnya, dia diduga menerima gratifikasi yang bertentangan dengan posisinya sebagai pejabat di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai.

Lantas, siapakah sebenarnya sosok Andhi Pramono ini? Simak ulasan profil singkatnya berikut ini.

Profil Andhi Pramono

Andhi Pramono lahir pada 4 Juni 1975 di Salatiga, Jawa Tengah. Pascamenamatkan pendidikan menengah, dia melanjutkan ke jenjang berikutnya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Saat berada di PKN STAN, Andhi melanjutkan pendidikannya di prodi D-III Keuangan Kepabean dan Cukai. Setelahnya, dia lanjut ke STIE Ibnu Sina Batam dan lulus sekitar tahun 2011.

Berlanjut ke jenjang S2, Andhi mengambil Manajemen SDM di Universitas Bhayangkara-PTIK. Sementara untuk S3 di Manajemen Pendidikan UNJ Rawamangun.

Pada perjalanan kariernya, Andhi sempat menduduki berbagai jabatan strategis sebelum akhirnya menjadi Kepala Bea Cukai Makassar. Salah satunya adalah Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Ditjen Bea Cukai Jakarta.

Terkait harta yang dimiliki, Andhi Pramono memiliki kekayaan Rp14,87 miliar. Jumlah itu diketahui berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2022 yang dilaporkan 23 Februari 2023.

Melihat rinciannya, kekayaan tersebut terdiri atas Rp7,12 miliar, alat transportasi dan mesin Rp1,86 miliar, harta bergerak lainnya Rp711,5 juta, surat berharga Rp4,22 miliar, hingga kas dan setara kas Rp944,6 juta.

Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Pascanilai kekayaannya yang terkuak, Andhi Pramono sebelumnya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi. Dalam hal ini, KPK menyebut telah mengantongi bukti permulaan yang dirasa cukup untuk meningkatkan status hukum Andhi.

Baca juga: Haramnya Pendapatan dari Pekerjaan yang Kotor Menurut Syaikh Al-Qardhawi

Sampai saat ini, tim penyidik KPK juga masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Terbaru, beberapa waktu lalu tim penyidik menggeledah rumah mewah Andhi Pramono yang berada di Batam.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved