Bapanas Usul Bantuan Beras Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Rabu, 14 Juni 2023 - 13:15 WIB
loading...
Warga yang termasuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Tuan Kentang dan Silaberanti mengambil beras bantuan pangan di Kantor Pos Jalan Merdeka Palembang, Senin (10/4/2023). Foto/MPI/Mushaful Imam
A
A
A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan perpanjangan bantuan pangan beras hingga akhir tahun ini. Bapanas juga meminta program komoditas beras berfortifikasi diperluas.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, hal itu dilakukan sebagai langkah mengantisipasi dampak el nino.
Selain itu, sebagai instrumen tambahan pangan dalam mendukung daya beli masyarakat dan menekan prevalensi stunting.
"Kami mengusulkan untuk bantuan pangan beras dilaksanakan hingga akhir tahun 2023. Bantuan pangan beras yang sedang berjalan ini merupakan program paling ideal dengan serapan yang cepat ke tengah masyarakat karena sifatnya yang gratis,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/6/2023).
Dia menambahkan, antisipasi dampak elnino juga dilakukan dengan mendorong perluasan penerapan Neraca Pangan dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota melalui penerapan Neraca Pangan Wilayah.
Baca juga: Hadapi El Nino, Mendag Buka Kemungkinan RI Tambah Impor Beras
Menurut Arief, langkah tersebut dapat meningkatkan monitoring, pengawasan, serta integrasi pemetaan pangan nasional, sehingga mempercepat pengambilan kebijakan stabilisasi stok dan harga.
“Dengan neraca pangan yang terintegrasi ke dalam dashboard Badan Pangan Nasional maka kita bisa mengorkestrasi fasilitasi pendistribusian pangan lebih cepat. Tentunya dengan memprioritaskan movement stok ke wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi, serta wilayah yang neraca pangannya berstatus minus dan bergantung pada wilayah lain untuk pemenuhan kebutuhan pasokan bahan pangan,” bebernya.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, hal itu dilakukan sebagai langkah mengantisipasi dampak el nino.
Selain itu, sebagai instrumen tambahan pangan dalam mendukung daya beli masyarakat dan menekan prevalensi stunting.
"Kami mengusulkan untuk bantuan pangan beras dilaksanakan hingga akhir tahun 2023. Bantuan pangan beras yang sedang berjalan ini merupakan program paling ideal dengan serapan yang cepat ke tengah masyarakat karena sifatnya yang gratis,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/6/2023).
Dia menambahkan, antisipasi dampak elnino juga dilakukan dengan mendorong perluasan penerapan Neraca Pangan dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota melalui penerapan Neraca Pangan Wilayah.
Baca juga: Hadapi El Nino, Mendag Buka Kemungkinan RI Tambah Impor Beras
Menurut Arief, langkah tersebut dapat meningkatkan monitoring, pengawasan, serta integrasi pemetaan pangan nasional, sehingga mempercepat pengambilan kebijakan stabilisasi stok dan harga.
“Dengan neraca pangan yang terintegrasi ke dalam dashboard Badan Pangan Nasional maka kita bisa mengorkestrasi fasilitasi pendistribusian pangan lebih cepat. Tentunya dengan memprioritaskan movement stok ke wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi, serta wilayah yang neraca pangannya berstatus minus dan bergantung pada wilayah lain untuk pemenuhan kebutuhan pasokan bahan pangan,” bebernya.
Lihat Juga :