Erick Thohir Akan Tindak Tegas Terkait Laporan Keuangan Palsu Waskita dan WIKA

Kamis, 15 Juni 2023 - 19:22 WIB
loading...
Erick Thohir Akan Tindak...
Erick Thohir akan bersikap tegas soal laporan keuangan palsu dua BUMN. Foto/SuparjoRamalan/MPI
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menindak tegas perkara dugaan pemalsuan laporan keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (WIKA/Persero) Tbk. Kasus ini akan dibawa ke ranah hukum, jika proses audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) membuktikan adanya rekayasa laporan keuangan kedua emiten konstruksi itu.

Baca juga: BPKP Endus Waskita Karya Rekayasa Laporan Keuangan Sejak 2016

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, manipulasi laporan keuangan perusahaan masuk dalam ranah pidana. Dan ketika emiten bersandi saham WSKT dan WIKA terbukti memoles laporan keuangannya, maka akan diproses secara pidana pula.

"Kan itu saya bilang ketika ada manipulasi laporan keuangan Garuda pun kita tindak secara pidana," ungkap Erick saat ditemui di gedung DPR RI, Kamis (15/6/2023).

Buka saja kedua BUMN Karya itu, Erick juga menegaskan proses hukum menjadi pilihan utama, bila perseroan negara lainnya melakukan tindak kejahatan serupa.

"Sama juga kalau ada laporan keuangan yang dipalsu-palsukan, tidak hanya di Waskita dan WIKA, sudah pasti kami akan melakukan yang namanya tindakan hukum kera. Saya rasa tidak boleh memandang bulu kalau masalah hukum-hukum yang menjadi kepercayaan publik jatuh, apalagi kalau melanggar," lanjutnya.

Atas perkara WSKT-WIKA, Kementerian BUMN pun telah mengajukan surat permohonan audit investigasi kepada BPKP. Surat permintaan audit keuangan kedua perusahaan sudah diterima BPKP.

Baca juga: China Mengembangkan Piring Terbang Elektrik Pertama di Dunia

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, audit keuangan kedua emiten konstruksi pelat merah itu segera dilakukan, sebab berkaitan dengan penyertaan modal negara (PMN). "Kalau itu (audit) pasti. Kami lakukan karena berkaitan dengan PMN," ujar Ateh.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Harris Arthur Hedar...
Harris Arthur Hedar Kembali Jabat Komisaris Independen Wijaya Karya
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Boncos Rp1,8 Triliun,...
Boncos Rp1,8 Triliun, WIKA Bakal Ditarik dari Proyek Whoosh
Rugi RAAM Menyempit...
Rugi RAAM Menyempit Jadi Rp54,30 Miliar, 2025 Jadi Tahun Konsolidasi
KPIG Pacu Ekspansi Proyek...
KPIG Pacu Ekspansi Proyek Strategis, Pendapatan Tumbuh Solid 47,7% di 2025
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved