Rugi RAAM Menyempit Jadi Rp54,30 Miliar, 2025 Jadi Tahun Konsolidasi

Rabu, 01 April 2026 - 18:59 WIB
loading...
Rugi RAAM Menyempit...
FY2025 merupakan tahun konsolidasi bagi RAAM. Kinerja keuangan kami dipengaruhi oleh jadwal perilisan dan pengakuan biaya yang lebih tinggi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Tripar Multivision Plus Tbk (IDX: RAAM), perusahaan hiburan terintegrasi baru saja merilis hasil keuangan nya untuk tahun penuh yang berakhir pada 31 Desember 2025. RAAM membukukan penjualan neto sebesar Rp180.96 miliar pada FY2025, turun dari Rp229.34 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini sebagian besar mencerminkan jadwal perilisan film dan siklus monetisasi, serta portofolio konten yang lebih selektif pada FY2025.

Sepanjang 2025, Perseroan tidak memproduksi sinetron maupun web series, yang turut menekan monetisasi library dibandingkan tahun sebelumnya. Kendati demikian, kinerja mulai pulih memasuki Kuartal I 2026, ditandai dengan keberhasilan memasok satu judul sinetron ke stasiun televisi free-to-air (FTA) serta diperolehnya kontrak penyediaan library senilai lebih dari Rp45 miliar.

Meski demikian, rugi bersih menyempit secara signifikan menjadi Rp54.30 miliar dari Rp178.77 miliar pada FY2024. Perseroan juga mencatatkan arus kas operasi positif sebesar Rp16.97 miliar, mencerminkan pengelolaan modal kerja yang lebih ketat serta monetisasi portofolio konten yang berkelanjutan.

Baca Juga: MSIN Tuntaskan Akuisisi RAAM, Investasi Strategis di Industri Hiburan

Dari sisi neraca, RAAM menutup tahun dengan total liabilitas sebesar Rp404.65 miliar dan ekuitas sebesar Rp1.30 triliun per 31 Desember 2025. Rasio utang terhadap ekuitas Perseroan berada di kisaran 0.23 kali, memberikan ruang yang cukup untuk menjalankan rencana ekspansi di bidang produksi konten dan pengembangan jaringan bioskop.

“FY2025 merupakan tahun konsolidasi bagi RAAM. Kinerja keuangan kami dipengaruhi oleh jadwal perilisan dan pengakuan biaya yang lebih tinggi, namun kami berhasil membuat kemajuan nyata dalam memperkuat fondasi operasional dan disiplin keuangan Perseroan,” ujar Direktur Keuangan RAAM, Vikas Chand Sharma.



Sepanjang tahun, RAAM terus melaksanakan strategi jangka panjangnya sebagai platform hiburan terintegrasi. Perseroan menjaga keaktifan jalur produksi kontennya, memperluas jangkauan distribusi ke pasar internasional, serta melanjutkan ekspansi jaringan Platinum Cineplex dengan pembukaan lokasi-lokasi baru di kawasan yang sedang berkembang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Rekomendasi
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved