Pertumbuhan Digital jadi Katalis Positif Bagi Global Mediacom, HT Beberkan Prospeknya
Senin, 19 Juni 2023 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi bukan berarti iklan di TV itu turun, tetap naik, tapi pertumbuhannya jauh lebih kecil dibandingkan digital yang kurang lebih sekitar 19% per anum, yang kalau di TV masih sekitar 5%, jadi bedanya jauh," urai HT.
Baca juga: Tak Hanya Media, HT Tegaskan Fokus BMTR Bangun Bisnis Digital
Sebagai informasi, revenue bisnis iklan digital BMTR sepanjang 2022 mengalami pertumbuhan 25% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2,5 triliun, dibandingkan akhir 2021 senilai Rp2,02 triliun. Pendapatan bisnis konten dan IP juga tumbuh 22% yoy menjadi Rp1,79 triliun.
Namun demikian, kontributor terbesar pendapatan BMTR di segmen non-digital turun 26% yoy. Hal ini berdampak terhadap total pendapatan BMTR yang merosot 12% yoy menjadi Rp12,23 triliun, dibandingkan 2021 yang memiliki total Rp13,9 triliun.
"Itulah mengapa sepanjang 2022 MNC Media banyak sekali fokus mengembangkan digital related media dan entertainment, karena kalau tidak kita akan ketinggalan," pungkas Ketua Umum Partai Perindo itu.
Baca juga: Tak Hanya Media, HT Tegaskan Fokus BMTR Bangun Bisnis Digital
Sebagai informasi, revenue bisnis iklan digital BMTR sepanjang 2022 mengalami pertumbuhan 25% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2,5 triliun, dibandingkan akhir 2021 senilai Rp2,02 triliun. Pendapatan bisnis konten dan IP juga tumbuh 22% yoy menjadi Rp1,79 triliun.
Namun demikian, kontributor terbesar pendapatan BMTR di segmen non-digital turun 26% yoy. Hal ini berdampak terhadap total pendapatan BMTR yang merosot 12% yoy menjadi Rp12,23 triliun, dibandingkan 2021 yang memiliki total Rp13,9 triliun.
"Itulah mengapa sepanjang 2022 MNC Media banyak sekali fokus mengembangkan digital related media dan entertainment, karena kalau tidak kita akan ketinggalan," pungkas Ketua Umum Partai Perindo itu.
(ind)
Lihat Juga :