Raih Pendanaan Baru, Startup Pakaian Claude Siap Perkuat Pasar
Selasa, 20 Juni 2023 - 20:10 WIB
loading...
Industri tekstil termasuk pakaian menghadapi persaingan yang ketat dan tidak mudah. Foto/pexels/kai pilger
A
A
A
JAKARTA - Industri tekstil termasuk pakaian jadi menghadapi persaingan yang ketat dan tidak mudah. Namun, dengan inovasi teknologi dan model bisnis yang baik, startup pakaian asal Indonesia pun mampu mendunia.
Adalah Claude, perusahaan pakaian direct-to-consumer yang tengah berkembang pesat, menjadi salah satu merek dari Indonesia yang berani mendunia dan berhasil.
Baru-baru ini, Claude juga mengumumkan penutupan seed round, di mana sejumlah investor siap menggelontorkan pendanaan. Claude sebagai merek independen yang menyediakan relevant elevated looks ini memang telah sibuk mencuri hati pasar global, keluar dari zona nyaman pasar domestik dan melebarkan sayap ke Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika Serikat.
"Di dunia global ini di mana teknologi memungkinkan kami untuk lintas batas secara real-time, menjadi global brand langsung meningkatkan total addressable market berkali-kali lipat sekaligus memperkuat brand equity yang kami pertahankan", kata Co-Founder dan CEO Claude, Tommy Budihardjo melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (20/6/2023).
Revolusioner dalam model bisnisnya, Claude menggunakan sistem micro-batches untuk desain baru dan memproduksi lebih banyak hanya setelah permintaan pasar sudah terbukti, sehingga meminimalisir waste sekaligus meningkatkan kecepatan dalam menawarkan desain baru.
Adalah Claude, perusahaan pakaian direct-to-consumer yang tengah berkembang pesat, menjadi salah satu merek dari Indonesia yang berani mendunia dan berhasil.
Baru-baru ini, Claude juga mengumumkan penutupan seed round, di mana sejumlah investor siap menggelontorkan pendanaan. Claude sebagai merek independen yang menyediakan relevant elevated looks ini memang telah sibuk mencuri hati pasar global, keluar dari zona nyaman pasar domestik dan melebarkan sayap ke Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika Serikat.
"Di dunia global ini di mana teknologi memungkinkan kami untuk lintas batas secara real-time, menjadi global brand langsung meningkatkan total addressable market berkali-kali lipat sekaligus memperkuat brand equity yang kami pertahankan", kata Co-Founder dan CEO Claude, Tommy Budihardjo melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (20/6/2023).
Revolusioner dalam model bisnisnya, Claude menggunakan sistem micro-batches untuk desain baru dan memproduksi lebih banyak hanya setelah permintaan pasar sudah terbukti, sehingga meminimalisir waste sekaligus meningkatkan kecepatan dalam menawarkan desain baru.
Lihat Juga :