Kendali China di Dalam Produsen Ban Terbesar Asal Italia Dibatasi

Rabu, 21 Juni 2023 - 05:16 WIB
loading...
Kendali China di Dalam...
Italia membatasi kendali China di dalam produsen ban asal Italia, Pirelli. Pemerintah Italia bergerak cepat memblokir perusahaan milik negara China, sebelum ambil kendali atas raksasa pembuat ban tersebut. Foto/Dok
A A A
MILAN - Italia membatasi kendali China di dalam produsen ban terbesar dunia asal Italia, Pirelli. Pemerintah Italia bergerak cepat memblokir perusahaan milik negara China, sebelum mengambil kendali atas raksasa pembuat ban tersebut.

Keputusan ini merupakan bagian dari langkah-langkah yang diumumkan oleh pemerintah Italia untuk melindungi Pirelli. Raksasa kimia Sinochem yang dikendalikan Beijing merupakan pemegang saham terbesar Pirelli, dengan 37% saham di perusahaan berusia 151 tahun yang berbasis di Milan itu.

Langkah ini mencuat ketika ketegangan antara Beijing dan Barat menjadi fokus pertemuan saat menteri luar negeri AS mengunjungi China. Baca Juga: Utang Negara Italia Meroket ke Level Tertinggi, Tiap Orang Menanggung Rp746 Juta

Pada akhir pekan kemarin, Pirelli mengatakan, dalam sebuah pernyataan kepada investor bahwa pemerintah Italia telah memutuskan bahwa hanya Camfin – sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh bos Pirelli Marco Tronchetti Provera – yang dapat mencalonkan kandidat untuk menjadi kepala eksekutif perusahaan.

Baca Juga: Jalin Hubungan dengan Rusia, Perusahaan China Akan Masuk Daftar Hitam Uni Eropa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved