Libur Panjang Iduladha, Menpan RB: Waktunya PNS Quality Time
Kamis, 22 Juni 2023 - 10:31 WIB
loading...
Pemerintah telah memutuskan menambah cuti bersama tahun 2023. Cuti bersama Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan menambah cuti bersama tahun 2023. Cuti bersama Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah ditetapkan pada 28 dan 30 Juni 2023. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas menjelaskan, perubahan ini untuk kepentingan masyarakat dalam merayakan Iduladha 1444 Hijriah. Selain itu, katanya untuk meningkatkan perekonomian lokal secara merata.
"Momen Iduladha kali ini bersamaan dengan musim liburan anak sekolah, sehingga sesuai apa yang disampaikan presiden, ini diharapkan semakin meningkatkan perekonomian lokal secara merata ke seluruh daerah," kata Anas dalam keterangannya, dikutip Kamis (22/6/2023).
Baca Juga: Libur Iduladha Jadi 5 Hari, Ini Rinciannya
Anas mengatakan, setiap libur panjang terbukti mampu menggerakkan perekonomian, khususnya di daerah-daerah. Hal tersebut untuk memperkuat pemulihan ekonomi nasional.
"Seperti disampaikan presiden, kebijakan cuti bersama ini akan turut mendorong tumbuhnya aktivitas perekonomian ke berbagai daerah, memperkuat pemulihan ekonomi nasional karena peredaran uang di masyarakat juga akan semakin tinggi," kata Anas.
"Momen Iduladha kali ini bersamaan dengan musim liburan anak sekolah, sehingga sesuai apa yang disampaikan presiden, ini diharapkan semakin meningkatkan perekonomian lokal secara merata ke seluruh daerah," kata Anas dalam keterangannya, dikutip Kamis (22/6/2023).
Baca Juga: Libur Iduladha Jadi 5 Hari, Ini Rinciannya
Anas mengatakan, setiap libur panjang terbukti mampu menggerakkan perekonomian, khususnya di daerah-daerah. Hal tersebut untuk memperkuat pemulihan ekonomi nasional.
"Seperti disampaikan presiden, kebijakan cuti bersama ini akan turut mendorong tumbuhnya aktivitas perekonomian ke berbagai daerah, memperkuat pemulihan ekonomi nasional karena peredaran uang di masyarakat juga akan semakin tinggi," kata Anas.
Lihat Juga :