Dukung Industri Dalam Negeri, Pertamina Resmikan Pengapalan Perdana Produk Orthoxylene
Senin, 26 Juni 2023 - 22:42 WIB
loading...
Pertamina memegang peran krusial dalam perkembangan industri petrokimia hilir di domestik. Ilustrasi foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Produk Orthoxylene yang diproduksi kilang PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, resmi disalurkan pada hari ini. Penyaluran produk dari kilang berkapasitas produksi 50.000 ton per tahun itu berdasarkan permintaan Kementerian Perindustrian .
Adapun tujuannya untuk mengembangkan portofolio produk petrokimia dengan menyediakan bahan baku dasar, salah satunya Orthoxylene.
Pemenuhan ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina sebagai perusahaan energi nasional mengacu visi internal perusahaan melalui Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional dan representasi Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Petrochemical Trading.
Untuk diketahui, Orthoxylene merupakan produk derivatif petrokimia yang memiliki prospek keuntungan dan keberlanjutan yang cukup menjanjikan.
Produk orthoxylene merupakan produk sampingan dari unit 211 fractionation tanpa mengurangi produk Paraxylene dan memiliki valuable sama dan sustainable produk dengan demand 30.000-40.000 mton per tahun pada tahap 1.
Adapun tujuannya untuk mengembangkan portofolio produk petrokimia dengan menyediakan bahan baku dasar, salah satunya Orthoxylene.
Pemenuhan ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina sebagai perusahaan energi nasional mengacu visi internal perusahaan melalui Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional dan representasi Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Petrochemical Trading.
Untuk diketahui, Orthoxylene merupakan produk derivatif petrokimia yang memiliki prospek keuntungan dan keberlanjutan yang cukup menjanjikan.
Produk orthoxylene merupakan produk sampingan dari unit 211 fractionation tanpa mengurangi produk Paraxylene dan memiliki valuable sama dan sustainable produk dengan demand 30.000-40.000 mton per tahun pada tahap 1.
Lihat Juga :