China Ikut Keruk Lithium di Inggris, Tambang Cornwall Target Pasok 500.000 Mobil Listrik

Jum'at, 30 Juni 2023 - 07:09 WIB
loading...
China Ikut Keruk Lithium...
Penambangan lithium yang merupakan kunci dalam pembuatan baterai mobil listrik mulai beroperasi di Cornwall, Inggris. Dimana ada perusahaan China yang ikut ambil bagian. Foto/Dok
A A A
LONDON - Penambangan lithium yang merupakan kunci dalam pembuatan baterai mobil listrik mulai beroperasi di Cornwall. Perusahaan patungan antara perusahaan China Imerys dan British Lithium bertujuan mengoperasikan "pusat lithium terkemuka" di Inggris dalam waktu lima tahun mendatang.

Target mereka adalah memasok 500.000 mobil listrik per tahun dengan komponen yang dihasilkan pada akhir dekade ini.
Pembangunan di daerah St Austell, berpotensi menciptakan setidaknya 300 pekerjaan secara, kata pihak perusahaan seperti dilansir BBC, Jumat (30/6/2023).

Baca Juga: China dan Barat Berlomba Menguasai Lithium di Afrika, Siapa Pemenangnya?

Diperkirakan ada sumber daya yang cukup sehingga umur tambang Cornwall bisa melebihi 30 tahun dan menghasilkan 20.000 ton setara lithium karbonat per tahun. Ini akan memenuhi sekitar dua pertiga dari perkiraan permintaan baterai Inggris pada tahun 2030.

Pemerintah Inggris sebelumnya telah mengakui, ada kebutuhan mendesak untuk pembuatan baterai kendaraan listrik di Inggris demi mengamankan masa depan industri mobil.

Baca Juga: China Bukan Jawaranya, Ini 15 Negara dengan Sumber Lithium Terbesar di Dunia

Seorang juru bicara untuk proyek Cornwall, mengatakan pengeboran dan eksplorasi telah dilakukan sejak 2017 dan proses serta pabrik percontohan telah dikembangkan. Mereka telah menerima dukungan keuangan dari Innovate UK dan Automotive Transformation Fund, sebuah program untuk mendukung elektrifikasi kendaraan dan rantai pasokan mereka di Inggris.

Direktur bisnis Imerys di Inggris, Mark Hewson menjelaskan, bagaimana lithium diproduksi dari batuan tambang granit. "Kami mengambil bahan yang kemudian dihancurkan, lalu memasukkannya melalui serangkaian proses mekanis yang mengayak, dan itu menciptakan konsentrat," terangnya.

"Kami kemudian dapat mengambil konsentrat itu, mencampurnya dengan bahan lain yang kemudian kami panggang pada suhu yang sangat, sangat tinggi. Itu menciptakan dan mengekstrak lithium dan memasukkannya ke dalam bentuk yang larut dalam air - yang kemudian dapat diolah oleh produsen baterai," beber Mark Hewson.

Cornwall memiliki cadangan pertambangan yang kaya serta telah mendukung banyak industri. Pada 1870-an, wilayang itu mempunyai 2.000 tambang timah dan merupakan pemimpin dunia dalam produksi timah, tetapi industri itu hampir mati dalam waktu setengah abad karena persaingan asing.

Di sini juga menghasilkan tanah liat China pada awal abad ke-20, yang digunakan untuk memproduksi porselen dan tembikar terbaik.

CEO Imerys, Alessandro Dazza mengungkakan, usaha itu akan dibangun di atas sejarah pertambangan di kawasan itu. Sementara Chairman British Lithium, Roderick Smith menggambarkannya sebagai "tonggak penting" bagi perusahaan dan industri baterai lithium.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
Perang AS-Iran Bikin...
Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK
Gelombang Raksasa Nikel...
Gelombang Raksasa Nikel di Bursa Saham RI: Akankah BLUE Menuju Ekosistem EV?
Purbaya Bongkar Skandal...
Purbaya Bongkar Skandal Pajak Perusahaan Baja China Rp500 Miliar: Pejabat Kita Tak Bisa Disogok
Ngemplang Pajak Triliunan,...
Ngemplang Pajak Triliunan, Purbaya Siap Gerebek Perusahaan Baja Asal China
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved