Hubungan AS dan China Bakal Semakin Lengket, Ini Buktinya
Jum'at, 30 Juni 2023 - 16:00 WIB
loading...
Menteri Keuangan AS Janet Yellen akan mengunjungi China untuk membangun kembali hubungan dengan para pemimpin baru. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan AS Janet Yellen dikabarkan akan mengunjungi China untuk membangun kembali hubungan dengan para pemimpin baru. Ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS) telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan Presiden Joe Biden dan pendahulunya Donald Trump menyebut Beijing sebagai ancaman paling serius bagi pembangunan global dalam jangka panjang.
Namun, pemerintahan Biden baru-baru ini berusaha meredam ketegangan, dengan Yellen mengatakan kepada MSNBC bahwa harapannya untuk berkunjung ke China adalah untuk membangun kembali hubungan.
"Ada sekelompok pemimpin baru, kita perlu mengenal satu sama lain," ujar Yellen, dikutip hongkongfp, Jumat (30/6/2023).
Baca Juga: Joe Biden Berharap Bertemu Xi Jinping setelah Menyebutnya Diktator
Namun, Yellen menolak untuk memberikan tanggal pasti untuk kunjungannya ke Beijing, yang menurut laporan Bloomberg akan dilakukan pada awal bulan depan.
Perselisihan antara China dan AS yang semakin sengit terkait larangan ekspor semikonduktor oleh Washington dan pembatasan perdagangan lain. Yellen mengakui dalam wawancara bahwa kedua negara memiliki perbedaan pendapat, dan menekankan bahwa AS akan terus mempertahankan kepentingan keamanan nasionalnya.
"AS akan terus mengambil tindakan yang dimaksudkan untuk melindungi kepentingan keamanan nasional kami dan kami akan melakukannya bahkan jika itu membebani kami secara ekonomi," kata Yellen.
Namun, pemerintahan Biden baru-baru ini berusaha meredam ketegangan, dengan Yellen mengatakan kepada MSNBC bahwa harapannya untuk berkunjung ke China adalah untuk membangun kembali hubungan.
"Ada sekelompok pemimpin baru, kita perlu mengenal satu sama lain," ujar Yellen, dikutip hongkongfp, Jumat (30/6/2023).
Baca Juga: Joe Biden Berharap Bertemu Xi Jinping setelah Menyebutnya Diktator
Namun, Yellen menolak untuk memberikan tanggal pasti untuk kunjungannya ke Beijing, yang menurut laporan Bloomberg akan dilakukan pada awal bulan depan.
Perselisihan antara China dan AS yang semakin sengit terkait larangan ekspor semikonduktor oleh Washington dan pembatasan perdagangan lain. Yellen mengakui dalam wawancara bahwa kedua negara memiliki perbedaan pendapat, dan menekankan bahwa AS akan terus mempertahankan kepentingan keamanan nasionalnya.
"AS akan terus mengambil tindakan yang dimaksudkan untuk melindungi kepentingan keamanan nasional kami dan kami akan melakukannya bahkan jika itu membebani kami secara ekonomi," kata Yellen.
Lihat Juga :