Perdana, Pertamina Petrochemical Trading Salurkan Produk Orthoxylene di Pasar Domestik
Senin, 03 Juli 2023 - 18:46 WIB
loading...
PT Pertamina Petrochemical Trading berkolaborasi dengan TPPI dalam penyaluran perdana produk orthoxylene untuk industri domestik. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Petrochemical Trading berkolaborasi dengan PT Kilang Pertamina Internasional melalui anak usahanya PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dalam pengapalan dan penyaluran perdana produk orthoxylene untuk konsumen industri domestik.
Produk orthoxylene yang diproduksi oleh kilang PT TPPI di Tuban, Jawa Timur, merupakan produk derivarif petrokimia yang memiliki prospek keuntungan dan keberlanjutan yang cukup menjanjikan. Produk orthoxylene merupakan salah satu produk berharga dari unit 211 aromatic fraksionasi, tanpa mengurangi produk paraxylene dan memiliki valuable sama dan sustainable produk dengan permintaan 30.000-40.000 mton/tahun pada tahap 1.
Baca Juga: Kemenperin Targetkan Industri Petrokimia RI Peringkat Satu di ASEAN
Menurut Direktur Utama PT Pertamina Petrochemical Trading Deni Febrianto, pihaknya telah berkomitmen untuk melayani penyaluran bahan baku orthoxylene di tahun 2023 kepada PT Petrowidada sebagai konsumen industri domestik yang strategis.
"Dengan ketersediaan produk orthoxylene ini, maka pabrik milik PT Petrowidada yang sebelumnya sempat terhenti karena ketergantungan dengan suplai impor akan kembali beroperasi," ungkapnya melalui siaran pers, Senin (3/7/2023).
Dia menambahkan, hal ini meningkatkan nilai tambah produk dan efisiensi di rantai suplai sehingga berdampak positif tidak hanya bagi PT Petrowidada, namun juga bagi konsumen akhir Phthalic Anhydride (PA) serta masyarakat Indonesia.
Senada, Direktur Jendral Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito mengatakan bahwa produksi orthoxylene domestik ini akan mengurangi ketergantungan bahan baku impor, membantu neraca perdagangan Indonesia sekaligus mengamankan rantai pohon industri petrokimia. "Pertamina dapat menjadi lokomotif ekonomi nasional yang memberikan dampak besar dalam perekonomian Indonesia," tandasnya.
Produk orthoxylene yang diproduksi oleh kilang PT TPPI di Tuban, Jawa Timur, merupakan produk derivarif petrokimia yang memiliki prospek keuntungan dan keberlanjutan yang cukup menjanjikan. Produk orthoxylene merupakan salah satu produk berharga dari unit 211 aromatic fraksionasi, tanpa mengurangi produk paraxylene dan memiliki valuable sama dan sustainable produk dengan permintaan 30.000-40.000 mton/tahun pada tahap 1.
Baca Juga: Kemenperin Targetkan Industri Petrokimia RI Peringkat Satu di ASEAN
Menurut Direktur Utama PT Pertamina Petrochemical Trading Deni Febrianto, pihaknya telah berkomitmen untuk melayani penyaluran bahan baku orthoxylene di tahun 2023 kepada PT Petrowidada sebagai konsumen industri domestik yang strategis.
"Dengan ketersediaan produk orthoxylene ini, maka pabrik milik PT Petrowidada yang sebelumnya sempat terhenti karena ketergantungan dengan suplai impor akan kembali beroperasi," ungkapnya melalui siaran pers, Senin (3/7/2023).
Dia menambahkan, hal ini meningkatkan nilai tambah produk dan efisiensi di rantai suplai sehingga berdampak positif tidak hanya bagi PT Petrowidada, namun juga bagi konsumen akhir Phthalic Anhydride (PA) serta masyarakat Indonesia.
Senada, Direktur Jendral Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito mengatakan bahwa produksi orthoxylene domestik ini akan mengurangi ketergantungan bahan baku impor, membantu neraca perdagangan Indonesia sekaligus mengamankan rantai pohon industri petrokimia. "Pertamina dapat menjadi lokomotif ekonomi nasional yang memberikan dampak besar dalam perekonomian Indonesia," tandasnya.
Lihat Juga :