Pos Indonesia Dorong Kepesertaan Baru BPU BPJS Ketenagakerjaan
Kamis, 06 Juli 2023 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
BPJS Ketenagakerjaan mendukung penuh program Racing Contest Joint Marketing yang diselenggarakan Pos Indonesia. Menurut Zainudin program tersebut cukup baik untuk menggenjot penambahan jumlah kepesertaan baru Bukan Penerima Upah (BPU) BPJS Ketenagakerjaan.
"Setelah kerja sama itu, kami bikin program Racing Contest Joint Marketing. Hari ini, kami evaluasi bagaimana sih misalnya untuk kasus stimulus di depan. Bagi teman-teman yang juara, kami kasih reward dan hari kami saksikan itu. Dan mudah-mudahan dengan evaluasi ini kami tahu masalah kami ada di mana, apa solusi yang harus kami kerjakan. Dan insyaaAllah, kita ketemu dan evaluasi agar langkah selanjutnya kami lebih baik," ucapnya.
Rencana ke depan, BPJS Ketenagakerjaan ingin menjadikan Pos Indonesia sebagai kantor representatif kedua. Dengan demikian masyarakat jika ingin mencari kantor BPJS Ketenagakerjaan cukup datang ke Kantorpos saja.
"Kami ingin menjadikan Pos ini sebagai kantor kedua representasi BPJS Ketenagakerjaan. Jadi orang tidak perlu mencari kantor BPJS Ketenagakerjaan lagi. Mereka cukup mencari Kantorpos untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan bahkan kami akan berkolaborasi lagi untuk menjadi tempat orang bayar klaim," tutur Zainudin.
Saat ini, Kantorpos telah menjadi tempat masyarakat yang ingin mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.
"Yang belum adalah tempat bayar klaim. Kami sedang membahasnya karena kami tidak mungkin menjangkau desa. Misalnya tahun ini, kami punya target menjangkau 30 persen desa. Nah itu kami butuh kanal. Tidak mungkin kami buka kantor di setiap desa. Jadi nanti bisa menumpang kantor Pak Haris (Kantorpos) saja," ucapnya.
Kiat Sukses
Para pemenang program Racing Contest Joint Marketing atau Racing Pendaftaran Baru BPJS Ketenagkerjaan Program BPU BPJS Ketenagkerjaan, menerapkan sejumlah strategi untuk bisa mendapat banyak peserta baru.
Yoga Brahmantya selaku Executive Manager KC Salatiga 50700 yang menjadi juara pertama, menyebutkan strateginya adalah bekerja sama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sosialisasi kepada kelompok petani.
"Sasaran program ini bukan penerima upah, bukan karyawan. Sasarannya mereka yang punya penghasilan, tapi bukan pekerja penerima upah. Di Salatiga di wilayah pegunungan ada banyak kelompok petani. Kita masuk di sana, kita dekati, dan menyosialisasikan produk BPJS Ketenagakerjaan. Selain kelompok tani, ada juga kelompok pelatihan tukang jahit, pedagang. Kita bisa sambil menawarkan BPJS Ketenagakerjaan bersamaan dengan menawarkan produk Pospay dan QRIS," kata Yoga.
Setelah sukses mendapatkan banyak peserta baru BPJS Ketenagakerjaan dari kelompok tani, Yoga dan timnya akan mencoba menerapkan cara berbeda.
"Setelah kerja sama itu, kami bikin program Racing Contest Joint Marketing. Hari ini, kami evaluasi bagaimana sih misalnya untuk kasus stimulus di depan. Bagi teman-teman yang juara, kami kasih reward dan hari kami saksikan itu. Dan mudah-mudahan dengan evaluasi ini kami tahu masalah kami ada di mana, apa solusi yang harus kami kerjakan. Dan insyaaAllah, kita ketemu dan evaluasi agar langkah selanjutnya kami lebih baik," ucapnya.
Rencana ke depan, BPJS Ketenagakerjaan ingin menjadikan Pos Indonesia sebagai kantor representatif kedua. Dengan demikian masyarakat jika ingin mencari kantor BPJS Ketenagakerjaan cukup datang ke Kantorpos saja.
"Kami ingin menjadikan Pos ini sebagai kantor kedua representasi BPJS Ketenagakerjaan. Jadi orang tidak perlu mencari kantor BPJS Ketenagakerjaan lagi. Mereka cukup mencari Kantorpos untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan bahkan kami akan berkolaborasi lagi untuk menjadi tempat orang bayar klaim," tutur Zainudin.
Saat ini, Kantorpos telah menjadi tempat masyarakat yang ingin mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.
"Yang belum adalah tempat bayar klaim. Kami sedang membahasnya karena kami tidak mungkin menjangkau desa. Misalnya tahun ini, kami punya target menjangkau 30 persen desa. Nah itu kami butuh kanal. Tidak mungkin kami buka kantor di setiap desa. Jadi nanti bisa menumpang kantor Pak Haris (Kantorpos) saja," ucapnya.
Kiat Sukses
Para pemenang program Racing Contest Joint Marketing atau Racing Pendaftaran Baru BPJS Ketenagkerjaan Program BPU BPJS Ketenagkerjaan, menerapkan sejumlah strategi untuk bisa mendapat banyak peserta baru.
Yoga Brahmantya selaku Executive Manager KC Salatiga 50700 yang menjadi juara pertama, menyebutkan strateginya adalah bekerja sama dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sosialisasi kepada kelompok petani.
"Sasaran program ini bukan penerima upah, bukan karyawan. Sasarannya mereka yang punya penghasilan, tapi bukan pekerja penerima upah. Di Salatiga di wilayah pegunungan ada banyak kelompok petani. Kita masuk di sana, kita dekati, dan menyosialisasikan produk BPJS Ketenagakerjaan. Selain kelompok tani, ada juga kelompok pelatihan tukang jahit, pedagang. Kita bisa sambil menawarkan BPJS Ketenagakerjaan bersamaan dengan menawarkan produk Pospay dan QRIS," kata Yoga.
Setelah sukses mendapatkan banyak peserta baru BPJS Ketenagakerjaan dari kelompok tani, Yoga dan timnya akan mencoba menerapkan cara berbeda.
Lihat Juga :