Makin Islami, Rusia Siap Gunakan Sistem Keuangan Syariah Agustus Mendatang
Kamis, 06 Juli 2023 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
"Potensi penggalangan dana untuk mengimplementasikan proyek (setelah persetujuan undang-undang) adalah USD11-14 miliar. Banyak ahli memberikan perkiraan seperti itu. Kami mengharapkan pada saat yang sama akan ada aliran investasi ke berbagai proyek dari Turki, Iran, dan dari negara-negara (mayoritas) Islam lainnya. Artinya, potensi serius ada," cetusnya.
Optimisme atas penerapan sistem keuangan Islam di Rusia juga disuarakan oleh Wakil Presiden Senior Sberbank Oleg Ganeev. "Kami melihat peningkatan permintaan yang stabil untuk produk keuangan Islam," ungkapnya seperti dilansir surat kabar online Realnoe Vremya.
Baca Juga: Perang Ekonomi Rusia Versus Barat Masuk Tahap Baru yang Berbahaya
Ganeev mengatakan, pihaknya melihat beberapa poin perkembangan keuangan syariah di Rusia. Pertama, potensi segmen ritel. "Seperti yang telah saya katakan, klien mana pun dapat menggunakan produk Islami, apa pun agamanya, karena pembiayaan mitra didasarkan pada prinsip pencapaian kesejahteraan sosial universal," tuturnya.
Kedua, lanjut dia, pembiayaan transaksi internasional dengan sejumlah negara yang membutuhkan penataan sesuai kondisi pembiayaan syariah. Ketiga, pengembangan bisnis produk halal. "Kami melihat prospek besar di ceruk ini. Undang-undang (keuangan syariah) akan menciptakan kondisi yang sama untuk semua pelanggan dan membuka akses ke rak penuh produk dan layanan," tuturnya.
Optimisme atas penerapan sistem keuangan Islam di Rusia juga disuarakan oleh Wakil Presiden Senior Sberbank Oleg Ganeev. "Kami melihat peningkatan permintaan yang stabil untuk produk keuangan Islam," ungkapnya seperti dilansir surat kabar online Realnoe Vremya.
Baca Juga: Perang Ekonomi Rusia Versus Barat Masuk Tahap Baru yang Berbahaya
Ganeev mengatakan, pihaknya melihat beberapa poin perkembangan keuangan syariah di Rusia. Pertama, potensi segmen ritel. "Seperti yang telah saya katakan, klien mana pun dapat menggunakan produk Islami, apa pun agamanya, karena pembiayaan mitra didasarkan pada prinsip pencapaian kesejahteraan sosial universal," tuturnya.
Kedua, lanjut dia, pembiayaan transaksi internasional dengan sejumlah negara yang membutuhkan penataan sesuai kondisi pembiayaan syariah. Ketiga, pengembangan bisnis produk halal. "Kami melihat prospek besar di ceruk ini. Undang-undang (keuangan syariah) akan menciptakan kondisi yang sama untuk semua pelanggan dan membuka akses ke rak penuh produk dan layanan," tuturnya.
Lihat Juga :