Rupiah Melemah 4 Hari Beruntun, Hari Ini Ditutup di Rp15.204

Senin, 10 Juli 2023 - 16:13 WIB
loading...
Rupiah Melemah 4 Hari...
Rupiah kembali melemah pada penutupan hari ini, Senin (10/7/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali ditutup melemah pada perdagangan Senin (10/7/2023), turun 62 poin di level Rp15.204 dari penutupan sebelumnya di Rp15.142. Pelemahan terjadi empat hari beruntun. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hari ini sempat dibuka pada level Rp15.150 dengan rentang pergerakan harian Rp15.140 - Rp15.230.

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar AS sebelumnya merosot pada hari Jumat setelah rilis laporan ketenagakerjaan bulanan yang menunjukkan kenaikan pekerjaan AS adalah yang terkecil dalam dua setengah tahun, meningkatkan keraguan tentang seberapa tinggi Federal Reserve perlu mengambil suku bunga untuk memperlambat ekonomi. cukup untuk mempengaruhi inflasi.

"Perhatian sekarang akan beralih ke rilis indeks harga konsumen hari Rabu untuk bulan Juni, yang diharapkan menunjukkan bahwa indeks naik pada kenaikan tahunan paling lambat sejak Maret 2021," tulis Ibrahim dalam risetnya, Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Ungkap Perkembangan Indikator Rupiah Sepekan, BI: Aksi Jual Asing Rp1,85 Triliun

Selain itu, beberapa pejabat Fed akan berbicara selama seminggu, termasuk Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester, Presiden Fed San Francisco Mary Daly dan Gubernur Fed Christopher Waller.

Data yang dirilis sebelumnya menunjukkan bahwa harga gerbang pabrik China turun pada laju tercepat dalam tujuh setengah tahun pada bulan Juni dan harga konsumen turun 0,2% pada bulan tersebut.

Data ini menambah bukti bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia sedang berjuang untuk pulih dari pukulan Covid-19 memicu harapan untuk langkah-langkah dukungan lebih lanjut dari otoritas China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved