Sri Mulyani Happy Kantongi Penerimaan Pajak Rp970,2 T hingga Semester I-2023
Senin, 10 Juli 2023 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Sri Mulyani: APBN Surplus Rp131,8 Triliun per Februari 2023
Kontributor signifikan selanjutnya adalah PPh 21 yang berhasil tumbuh hingga 18,3%. Kendati demikian, Sri menyoroti kinerja PPN impor yang melemah.
"PPN impor memang tumbuh tinggi 44,7%, tetapi ini sudah mulai kontraksi 0,4% di akhir Juni," ucap Sri.
Dia mengatakan, bahwa semua realisasi ini memang sebuah pencapaian. Akan tetapi perlu ada kewaspadaan dalam menghadapi tren saat ini.
"Ini perlu kewaspadaan karena tren sejak Juni akan terus ajeg sampai akhir tahun, yang diperkirakan tren pertumbuhan akan mulai normalisasi, atau bahkan cenderung melemah," tandas Sri.
Kontributor signifikan selanjutnya adalah PPh 21 yang berhasil tumbuh hingga 18,3%. Kendati demikian, Sri menyoroti kinerja PPN impor yang melemah.
"PPN impor memang tumbuh tinggi 44,7%, tetapi ini sudah mulai kontraksi 0,4% di akhir Juni," ucap Sri.
Dia mengatakan, bahwa semua realisasi ini memang sebuah pencapaian. Akan tetapi perlu ada kewaspadaan dalam menghadapi tren saat ini.
"Ini perlu kewaspadaan karena tren sejak Juni akan terus ajeg sampai akhir tahun, yang diperkirakan tren pertumbuhan akan mulai normalisasi, atau bahkan cenderung melemah," tandas Sri.
(akr)
Lihat Juga :