Diperiksa Terkait Korupsi, Menhub Singapura Diminta Cuti
Kamis, 13 Juli 2023 - 11:33 WIB
loading...
Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong meminta menteri perhubungan untuk cuti dengan alasan terlibat penyelidikan badan antikorupsi.
Biro Investigasi Praktik Korupsi (Corrupt Practices Investigation Bureau/CPIB) Singapura saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran. "Saya telah menginstruksikan Menteri Iswaran untuk mengambil cuti sampai investigasi ini selesai," kata Lee, tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai kasus ini, dikutip CNBC News, Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Tiket Presale Konser Taylor Swift di Singapura Ludes dalam 3 Jam
Menteri Senior Negara Chee Hong Tat akan menjadi pelaksana tugas. Iswaran juga mengawasi hubungan perdagangan Singapura. Pengumuman ini muncul beberapa minggu setelah peninjauan negara atas tuduhan yang dibuat terhadap dua menteri kabinet lainnya terkait penyewaan bungalow kolonial milik pemerintah.
Tinjauan yang dipimpin oleh seorang anggota senior kabinet Lee tidak menemukan dasar atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan terhadap Menteri Hukum dan Dalam Negeri K. Shanmugam dan Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan. Tidak satu pun dari kedua menteri tersebut yang diminta untuk cuti.
Biro Investigasi Praktik Korupsi (Corrupt Practices Investigation Bureau/CPIB) Singapura saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran. "Saya telah menginstruksikan Menteri Iswaran untuk mengambil cuti sampai investigasi ini selesai," kata Lee, tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai kasus ini, dikutip CNBC News, Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Tiket Presale Konser Taylor Swift di Singapura Ludes dalam 3 Jam
Menteri Senior Negara Chee Hong Tat akan menjadi pelaksana tugas. Iswaran juga mengawasi hubungan perdagangan Singapura. Pengumuman ini muncul beberapa minggu setelah peninjauan negara atas tuduhan yang dibuat terhadap dua menteri kabinet lainnya terkait penyewaan bungalow kolonial milik pemerintah.
Tinjauan yang dipimpin oleh seorang anggota senior kabinet Lee tidak menemukan dasar atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan terhadap Menteri Hukum dan Dalam Negeri K. Shanmugam dan Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan. Tidak satu pun dari kedua menteri tersebut yang diminta untuk cuti.
Lihat Juga :