Bukan China, Ini Profil BCG Konsultan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Senin, 17 Juli 2023 - 20:24 WIB
loading...
Pemerintah secara resmi menunjuk Boston Consulting Group (BCG) sebagai konsultan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah secara resmi menunjuk Boston Consulting Group (BCG) sebagai konsultan untuk mengkaji proposal yang diajukan China dan Jepang terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Ditunjuknya konsultan asal Amerika Serikat (AS) ini lantaran sudah berpengalaman dalam sejumlah proyek kereta cepat di berbagai negara. Selain itu, BCG juga telah mengembangkan dan mempopulerkan analisis portofolio bisnis yang disebut dengan matriks BCG.
Profil Boston Consulting Group (BCG)
Boston Consulting Group adalah sebuah biro konsultasi manajemen asal Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1963 oleh Bruce Henderson sebagai Divisi Manajemen dan Konsultansi dari The Boston Safe Deposit and Trust Company. Henderson direkrut dari Arthur D. Little untuk mendirikan divisi tersebut.
Pada mulanya divisi konsultan tersebut hanya memberi nasihat pada klien yang berbentuk bank, dengan tagihan bulanan pertama hanya sebesar USD500. Henderson kemudian memperbesar BCG dengan merekrut konsultan baru, yakni Arthur P. Contras pada Desember 1963.
Baca Juga: Syarat Mendapatkan Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gratis 3 Bulan
Setelah merekrut dan merombak BCG menjadi tim konsultan yang lebih kuat, divisinya pun mulai berkembang pesat. Pada tahun 1966, BCG berhasil membuka kantor kedua di Tokyo, Jepang.
Ditunjuknya konsultan asal Amerika Serikat (AS) ini lantaran sudah berpengalaman dalam sejumlah proyek kereta cepat di berbagai negara. Selain itu, BCG juga telah mengembangkan dan mempopulerkan analisis portofolio bisnis yang disebut dengan matriks BCG.
Profil Boston Consulting Group (BCG)
Boston Consulting Group adalah sebuah biro konsultasi manajemen asal Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1963 oleh Bruce Henderson sebagai Divisi Manajemen dan Konsultansi dari The Boston Safe Deposit and Trust Company. Henderson direkrut dari Arthur D. Little untuk mendirikan divisi tersebut.
Pada mulanya divisi konsultan tersebut hanya memberi nasihat pada klien yang berbentuk bank, dengan tagihan bulanan pertama hanya sebesar USD500. Henderson kemudian memperbesar BCG dengan merekrut konsultan baru, yakni Arthur P. Contras pada Desember 1963.
Baca Juga: Syarat Mendapatkan Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gratis 3 Bulan
Setelah merekrut dan merombak BCG menjadi tim konsultan yang lebih kuat, divisinya pun mulai berkembang pesat. Pada tahun 1966, BCG berhasil membuka kantor kedua di Tokyo, Jepang.
Lihat Juga :