Profil InterCure: Perusahaan Ganja Medis Israel yang Gandeng Mike Tyson

Jum'at, 21 Juli 2023 - 16:17 WIB
loading...
Profil InterCure: Perusahaan...
InteCure adalah perusahaan ganja medis terkemuka. Foto/InterCure
A A A
JAKARTA - InterCure adalah perusahaan ganja medis Israel yang kerja sama dengan Mike Tyson . Intercure mengumumkan akan menjalin kerja sama dengan perusahaan serupa milik petinju legendaris dunia Mike Tyson, Tyson Holistic.

Baca juga: Mike Tyson Ungkapkan Alasan Kerja Sama dengan Perusahaan Ganja Israel

Profil InterCure Israel

InterCure bermarkas di 85 Medinat ha-Yehudim Street, Herzliya, 4676670, Israel. InterCure adalah perusahaan ganja terkemuka, menguntungkan, dan paling cepat berkembang di luar Amerika Utara. Perusahaan yang didirikan pada 1994 ini memiliki anak perusahaan, yakni Canndoc. Canndoc adalah produsen ganja berlisensi terbesar di Israel dan salah satu yang pertama menawarkan produk ganja medis bersertifikat Good Manufacturing Practices (GMP).

InterCure memanfaatkan jaringan distribusi yang terdepan di pasar, kemitraan internasional terbaik di kelasnya, dan model “seed-to-sale” (benih yang siap dijual) yang terintegrasi secara vertikal dengan margin tinggi untuk memimpin pasar global ganja yang tumbuh paling cepat di luar Amerika Utara.

InterCure dipimpin oleh Ehud Barak yang menjabat Ketua Dewan Direksi InterCure sejak Maret 2019. Barak juga saat ini menjabat sebagai dewan tiga perusahaan Israel lainnya, yakni Carbyne Ltd., Guardicore Ltd. dan Cypertoka Ltd. Sebelumnya, Barak menjabat sebagai Perdana Menteri Israel ke-10 pada 1999-2001. Sebelum terpilih sebagai Perdana Menteri, Barak merupakan seorang prajurit paling dihormati dalam sejarahnya.

InterCure juga digawangi oleh Alexander Rabinovich, selaku Chief Executive Officer dan Direktur InterCure. Rabinovich telah menjadi dewan direksi InterCure sejak Oktober 2018. Dia juga memiliki pengalaman perusahaan publik yang signifikan dengan perusahaan yang terdaftar di Nasdaq dan TASE.

Petinggi InteCure lainnya adalah Alon Granot yang telah menjabat sebagai direktur pada sejak November 2020 dan Dewan Direksi Canndoc sejak Februari 2019. Granot menjabat sebagai Chief Executive Officer Canndoc dari September 2019 hingga Desember 2020.

Pada kuartal I-2023, perusahaan ini meraih pendapatan sebesar USD40 juta atau sekirtar Rp600 miliar (kurs Rp15.000). Angka itu tumbuh 22% YoY dan naik 1% secara QTQ. Pertumbuhan pendapatan diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun 2023.

Sementara laba kotor yang diraih InterCure aadalah USD13 juta. Selama kuartal tersebut, perusahaan ini kesulitan keuangan dan perusahaan yang keluar dari pasar terus melikuidasi persediaan berkualitas rendah hingga menengah dengan harga lebih rendah.

Profil InterCure, Perusahaan Ganja Medis Israel yang Kerja Sama dengan Mike Tyson

Pada 15 Mei 2023 lalu, InterCure melalui wawancara Ehud Barak di Fox Business mengumumkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan legenda tinju dunia Mike Tyson dengan produknya yakni Tyson 2.0. Diketahui, Tyson 2.0 adalah perusahaan ganja utama yang didirikan Mike Tyson.

Baca juga: 5 Kampus yang Menyediakan Prodi Teknik Perkeretaapian di PTN, Kedinasan, hingga PTS

Misi perusahaan adalah untuk menghasilkan produk ganja yang inovatif dan berkualitas tinggi yang dikenal dengan kemurnian, presisi, dan aksesibilitas yang luas. Tyson 2.0 diklaim memberi konsumen pilihan produk yang luar biasa dan keseimbangan luar biasa dari bunga ganja utuh, konsentrat, dan bahan habis pakai premium dan terjangkau, yang tersedia di pengecer di seluruh Amerika Serikat dan di provinsi tertentu di seluruh Kanada.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Penerbangan dari Bali ke Timteng Terganggu
AS Rancang Gaza Jadi...
AS Rancang Gaza Jadi Resor Futuristik Senilai Rp1.878 Triliun, Rencana Rekonstruksi 20 Tahun
Pukul Israel dengan...
Pukul Israel dengan Sanksi, Negara Eropa Ini Boikot Barang hingga Ancam Setop Perdagangan
Israel Sepakat Guyur...
Israel Sepakat Guyur Mesir dengan Pasokan Gas Terbesar dalam Sejarah, Nilainya Rp563 Triliun
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Rekomendasi
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Nathalie Holscher Minta...
Nathalie Holscher Minta Netizen Stop Hujat Ustaz Syam, Ini Alasannya!
Berita Terkini
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved