Rusia Pasok Gandum ke Mali dengan Harga Murah, Putin Sesumbar Bisa Kirim Gratis

Kamis, 27 Juli 2023 - 11:43 WIB
loading...
Rusia Pasok Gandum ke...
Rusia memasok gandum ke Mali dengan harga murah. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Kabar pengiriman gandum ke Mali ini mencuat beberapa hari setelah Rusia mengakhiri kesepakatan untuk mengizinkan Ukraina mengekspor gandum dari pelabuhan-pelabuhan di Laut Hitam. Negara-negara Afrika merupakan salah satu negara yang paling terdampak kenaikan harga pangan yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mali Alfousseyni Sidibé mengatakan pengiriman 50.000 ton gandum ke Mali tiba dari Rusia di Pelabuhan Conakry di Guinea sekitar sebulan lalu.

"Gandum tersebut dijual ke lima pabrik penggilingan yang berbeda," ujar Salif Fofana, seorang pejabat di sebuah asosiasi penggilingan biji-bijian Mali. "Pengiriman 25.000 ton lainnya sedang berada di Conakry dan akan segera tiba di Bamako," jelasnya.

Baca Juga: Rusia Tawarkan Rencana Ketahanan Pangan Baru ke Afrika

Mengutip Bloomberg, gandum telah dipasok ke Mali dengan harga sekitar USD220 per ton, menurut Africa Intelligence, yang melaporkan pengiriman sebelumnya. Harga tersebut jauh di bawah harga gandum di Eropa, yang saat ini mencapai USD292 per ton.

"Saya ingin meyakinkan Anda bahwa negara kami mampu menggantikan biji-bijian Ukraina baik secara komersil maupun gratis," kata Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pernyataan menjelang pertemuan puncak dengan para pemimpin Afrika di St. "Kami kembali mengharapkan rekor panen tahun ini."

Mali sedang berjuang melawan pemberontakan militan jihadis dan lonjakan jumlah orang yang membutuhkan makanan karena ketidakamanan dan cuaca yang tidak menentu. Pengiriman biji-bijian ini dilakukan ketika pemerintah militer negara itu memutuskan hubungan dengan mantan sekutu baratnya dan mendekat ke Rusia.

Tahun lalu, Prancis menarik ribuan pasukannya dari negara ini dan misi PBB berkekuatan 13.000 orang akan meninggalkanpada bulan Januari atas desakan pemerintah. Hal ini akan menyisakan lebih dari 1.000 pejuang dari operasi tentara bayaran Wagner milik Rusia untuk membantu tentara Mali memerangi militan, menurut International Crisis Group.

Baca Juga: Rusia Ungkap Cara Kesepakatan Biji-bijian Laut Hitam bisa Dimulai Lagi

Awal tahun ini, Mali merupakan salah satu dari enam negara yang memilih bersama Rusia untuk menentang resolusi PBB agar Rusia meninggalkan wilayah Ukraina. Kamar Dagang Pertanian Afrika Selatan selama beberapa tahun terakhir, Mali telah mengimpor sekitar 300.000 ton gandum setiap tahunnya dengan sekitar 40% di antaranya berasal dari Prancis, 32% dari Rusia dan 7% dari Ukraina, ujar Wandile Sihlobo, kepala ekonom di Kamar Dagang Pertanian Afrika Selatan. Produksi domestiknya rata-rata hanya 20.000 ton.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Bahlil Pastikan Indonesia...
Bahlil Pastikan Indonesia Dapat Pasokan Minyak Mentah dan LPG dari Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Prancis Kirim Jet Tempur...
Prancis Kirim Jet Tempur Mirage 2000 ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved