Yuan Tendang Dolar AS dalam Perdagangan Bilateral China

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:05 WIB
loading...
A A A
Pemerintah China pertama kali mengizinkan pembayaran perdagangan diselesaikan dalam Yuan pada tahun 2009, termasuk dalam transaksi untuk pengiriman, layanan dan transfer rekening giro, serta penyelesaian transaksi modal.

Upaya China untuk menjauh dari dolar AS dalam perdagangan internasional telah dipercepat dengan latar belakang sanksi besar-besaran yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia, produsen dan eksportir energi global utama.

Pembuat kebijakan India juga telah mengambil langkah-langkah untuk beralih dari greenback ke rubel dan rupee dalam perdagangan timbal balik dengan Moskow.

Rusia sendiri telah meningkatkan penggunaan mata uang alternatif dalam transaksi sejak tahun lalu. Presiden Vladimir Putin telah menyarankan bahwa yuan China harus digunakan lebih luas, tidak hanya dalam perdagangan dengan China, tetapi juga dalam transaksi Rusia dengan negara-negara di Afrika dan Amerika Latin.

Data terbaru dari Bank Rusia menunjukkan bahwa yuan telah menjadi pemain utama dalam perdagangan luar negeri Rusia. Renminbi dipakai dalam 49% perdagangan internasional Beijing pada kuartal terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved