Dorong Potensi Ekonomi Digital, Menko Airlangga Ungkap Beberapa Tantangan
Kamis, 27 Juli 2023 - 18:20 WIB
loading...
Menko Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemanfaatan teknologi digital terus didorong untuk meningkatkan akses layanan keuangan yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat hingga ke wilayah pedesaan dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ), yang memiliki peran krusial dalam mendukung pencapaian target inklusi keuangan 90% pada tahun 2024.
Baca juga: Barang Impor di Bawah Rp1,5 Juta Bakal Dilarang Dijual di RI, Yerry Tawalujan: Bagus untuk Lindungi UMKM Lokal
Upaya optimalisasi pemanfaatan teknologi digital juga akan mendorong peningkatan nilai ekonomi digital Indonesia. Menurut hasil studi Google Temasek, Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia pada 2022 telah mencapai USD77 miliar atau tumbuh 22% (yoy) dan diprediksi akan meningkat hampir 2 kali lipat hingga USD130 miliar pada tahun 2025.
“Kita juga harus menyadari terdapat tantangan-tantangan dalam pengembangan ekonomi platform, terutama di wilayah pedesaan dan daerah 3T. Tantangan itu di antaranya akses terhadap teknologi dan koneksi internet yang terbatas, serta kurangnya pemahaman tentang penggunaan platform,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (27/7/2023).
Airlangga pun memberikan apresiasi atas penelitian yang telah dilakukan oleh DFS Lab dan RISE Indonesia dengan dukungan Bill and Melinda Gates Foundation. Studi yang melibatkan multipihak tersebut akan mengeksplorasi dan mendokumentasikan kondisi ekonomi platform di daerah peri-urban dan pedesaan Indonesia saat ini, dengan fokus khusus pada mata pencaharian yang didukung secara digital dan inklusi keuangan.
Baca juga: Barang Impor di Bawah Rp1,5 Juta Bakal Dilarang Dijual di RI, Yerry Tawalujan: Bagus untuk Lindungi UMKM Lokal
Upaya optimalisasi pemanfaatan teknologi digital juga akan mendorong peningkatan nilai ekonomi digital Indonesia. Menurut hasil studi Google Temasek, Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia pada 2022 telah mencapai USD77 miliar atau tumbuh 22% (yoy) dan diprediksi akan meningkat hampir 2 kali lipat hingga USD130 miliar pada tahun 2025.
“Kita juga harus menyadari terdapat tantangan-tantangan dalam pengembangan ekonomi platform, terutama di wilayah pedesaan dan daerah 3T. Tantangan itu di antaranya akses terhadap teknologi dan koneksi internet yang terbatas, serta kurangnya pemahaman tentang penggunaan platform,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (27/7/2023).
Airlangga pun memberikan apresiasi atas penelitian yang telah dilakukan oleh DFS Lab dan RISE Indonesia dengan dukungan Bill and Melinda Gates Foundation. Studi yang melibatkan multipihak tersebut akan mengeksplorasi dan mendokumentasikan kondisi ekonomi platform di daerah peri-urban dan pedesaan Indonesia saat ini, dengan fokus khusus pada mata pencaharian yang didukung secara digital dan inklusi keuangan.
Lihat Juga :