Hingga Semester I, PLN EPI Pasok 450.223 Ton Biomassa untuk PLTU

Senin, 31 Juli 2023 - 14:19 WIB
loading...
Hingga Semester I, PLN...
PLN EPI mencatat, sepanjang semester I-2023, realisasi pasokan biomassa untuk co-firing PLTU mencapai 450.223 ton. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatat, sepanjang semester I-2023, realisasi pasokan biomassa untuk co-firing pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mencapai 450.223 ton. Hingga Desember 2023, PLN Grup membutuhkan pasokan biomassa untuk co-firing sebanyak 1,08 juta ton.

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengatakan, realisasi pemenuhan biomassa dari Januari terus tumbuh di rata rata angka 65.000 ribu ton. Pada Mei lalu, pemenuhan biomassa juga meningkat signifikan hingga realisasi bulanan mencapai 82.000 ton. "Khusus untuk bulan Juni realisasi pasokan mencapai 105.386 ton," ujar Iwan Agung di Jakarta, Senin (31/7/2021).

Baca Juga: Produksi Energi Bersih, PLN Group Manfaatkan Co-firing Biomassa Gantikan Batu Bara

Saat ini, kata dia, 42 PLTU PLN Grup telah menggunakan teknologi co-firing. PLN Grup akan terus meningkatkan porsi biomassa dan juga unit PLTU hingga sebanyak 52 PLTU. "Penggunaan biomassa di PLTU mampu menurunkan emisi karbon hingga 429.000 ton CO2 melalui teknologi co-firing. Hingga tahun 2025 mendatang, target dekarbonisasi sebesar 954.000 ton CO2 bisa tercapai," paparnya.

Dia menjelaskan, teknologi co-firing yang diterapkan di PLTU mampu menjadi salah satu cara efektif untuk menekan emisi karbon. Penggunaan biomassa juga secara bertahap mengurangi porsi penggunaan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit. "Pengembangan biomassa menjadi sangat penting dalam mencapai target pengurangan emisi. Untuk itu PLN EPI membentuk sistem rantai pasok yang terintegrasi dalam menjamin pasokan biomassa," kata Iwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
Keluarga Almarhum Mitra...
Keluarga Almarhum Mitra Kerja PLTU Ketapang Terima Santunan
Pengelolaan Hutan Berkelanjutan...
Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Tulang Punggung Pencapaian FOLU Net Sink 2030
Rumah Modular Dinilai...
Rumah Modular Dinilai Mampu Dukung Pendinginan Kota
Rekomendasi
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Optimistis Irjen Wibowo Tingkatkan Pelayanan Korlantas Semakin Modern
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
Berita Terkini
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved